Update Terbaru Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 Beserta Bonus Tambahan
Memasuki awal Desember 2025, proses pencairan bantuan sosial kembali membawa angin segar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Selain distribusi reguler PKH serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode Oktober sampai Desember, sejumlah bantuan ekstra juga mulai diturunkan di berbagai wilayah sebagai bentuk penguatan bantuan akhir tahun.
Mengacu pada laporan beredar dari beberapa kanal informasi, distribusi bansos tambahan baik dalam bentuk tunai maupun paket kebutuhan pangan sudah mulai diterima oleh KPM melalui KKS lama, pengiriman via pos, maupun pendistribusian berbasis komunitas.
Daftar Bantuan Tambahan yang Sudah Mulai Cair
1. BLT Kesra Rp900.000
Bantuan langsung tunai yang bersifat sementara bagi kesejahteraan keluarga mulai masuk ke rekening KKS secara bertahap. Beberapa wilayah seperti Kebumen (Jawa Tengah) dilaporkan sudah menerima melalui Bank BNI, disusul area lain seperti Cimahi (Jawa Barat) melalui penyaluran Bank BRI.
2. Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Selain dana tunai, distribusi beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk KPM yang telah tercatat juga terus berjalan. Salah satu wilayah yang terpantau menerima lebih awal adalah Purbalingga yang mulai menyalurkan bantuan secara bertahap.
Perkembangan PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober–Desember
Meski beberapa bantuan tambahan telah diterima, penyaluran PKH dan BPNT tahap keempat masih berlangsung progresif.
Data lapangan menunjukkan beberapa KPM mulai mendapatkan saldo masuk, khususnya yang termasuk pembaruan atau data susulan.
Di sejumlah daerah seperti Mojokerto, dilaporkan KKS Bank Mandiri telah menerima dana Rp1.200.000 yang diduga merupakan akumulasi kombinasi BPNT dan PKH pada periode terakhir tahun ini.
Belum Cair? Ini Penjelasannya
KPM yang belum melihat saldo tambahan pada KKS diimbau tidak panik. Proses transfer dilakukan bertahap sesuai sistem dan jadwal masing-masing daerah.
Hal ini dapat membuat sebagian penerima mendapat lebih dulu, sementara yang lain menyusul pada hari berikutnya.
Monitoring rutin terhadap saldo dan informasi pendamping sosial sangat disarankan bagi KPM yang sedang menunggu pencairan.




