Update Status Desil Penerima Bansos: Januari 2026. Pemerintah telah melakukan pembaruan informasi dari sistem yang lama ke Data Terpadu Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk proses distribusi Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2026.
Hal ini mengarah pada pembaruan data penerima bansos di tahun 2025, yang menjadi perhatian utama bagi masyarakat saat ini.
Sebab, perubahan ini tidak hanya merupakan kegiatan tahunan biasa, melainkan langkah penting agar bantuan sosial benar-benar menjangkau orang-orang yang membutuhkan, terutama kelompok Desil 1 hingga 4.
Sebagai informasi, DTSEN 2026 merupakan pedoman utama dalam penyaluran beragam program bantuan sosial, termasuk bantuan pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta subsidi dan tunjangan lainnya.
Selain itu, pengelompokan dalam desil menjadi faktor penting dalam akses terhadap program perlindungan sosial yang lain.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksa bahwa posisi desil yang diterima sesuai dengan keadaan keluarga yang sebenarnya.
Lantas, bagaimana cara mengetahui kelompok desil seseorang dalam menerima bansos?
Cara Memeriksa Desil 1–4 DTSEN 2026 Secara Online
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memeriksa status seseorang dalam DTSEN.
Berikut ini penjelasannya yang dilansir oleh tribunnews.com :
- Kunjungi situs https://dtsen.data.go.id/ menggunakan browser di ponsel atau komputer.
- Input Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kepala Keluarga sesuai dengan KTP, serta data tambahan lainnya jika diminta oleh sistem.
- Hasil pencarian akan menunjukkan status keanggotaan di DTSEN serta informasi desil kesejahteraan.
Jika data yang dicari tidak muncul atau merasa kondisi ekonomi tidak sesuai dengan desil yang tertera, warga disarankan untuk segera melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa KTP, KK, dan dokumen lainnya yang relevan.
Petugas akan melakukan verifikasi lapangan melalui wawancara atau kunjungan rumah untuk memastikan keadaan yang sebenarnya.
Selain itu, masyarakat perlu memastikan bahwa data administrasi kependudukan di Dukcapil sudah terbaru, khususnya jika ada perubahan alamat, status ekonomi, atau jumlah anggota keluarga.
Proses pengajuan dan penolakan data ini sangat penting untuk pembaruan DTSEN agar semakin tepat dan akurat.
Daftar Bansos yang Cair di Pekan Pertama Januari 2026
- Bansos PKH
Program bantuan sosial bersyarat ini diberikan kepada keluarga yang kurang mampu dan rentan, dilakukan secara bertahap dalam satu tahun melalui Bank/Pos, baik dalam bentuk tunai maupun non-tunai.
Bansos ini disalurkan setiap tiga bulan sekali dalam satu kali pencairan, yang dilakukan secara berkala, bisa pada pekan pertama, kedua, atau keempat, dan tanggal pencairannya tidak ditentukan secara pasti untuk bansos PKH. - Bansos BPNT
Bansos ini diubah menjadi bantuan non-tunai (cashless) melalui penggunaan kartu elektronik yang langsung diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan direncanakan akan cair kembali pada Januari 2026.
Pemerintah memastikan bantuan ini tepat sasaran untuk masyarakat kurang mampu. Penyaluran dana sebesar Rp 600.000 untuk tiga bulan akan langsung dikirimkan ke rekening KPM dalam bentuk saldo elektronik.
Bansos BPNT juga dapat diambil di pos penyalur seperti Kantor Pos terdekat. Jadwal penyalurannya sama dengan PKH, yaitu dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali dalam setahun. - PIP
Bansos ini berupa uang tunai, biaya akses, dan peluang belajar, yang dijadwalkan cair pada Januari 2026.
Bantuan ini biasanya diberikan kepada siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan untuk mendukung biaya pendidikan mereka.
Penyaluran PIP dilakukan setiap bulan atau saat peralihan semester untuk membantu mengurangi biaya operasional atau kebutuhan pribadi pendidikan para siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Sumber : tribunnews.com




