Update Resmi PIP 2026: Batas Aktivasi Rekening Diperpanjang hingga 28 Februari. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah memperpanjang periode aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP).
Sesuai informasi dari Kemendikdasmen, sampai akhir November 2025, terdapat jutaan siswa yang belum mengaktifkan rekening SimPel mereka, meskipun semua bantuan PIP sudah disalurkan.
Sebagai langkah lanjutan, batas waktu untuk aktivasi rekening resmi diperpanjang sampai 28 Februari 2026.
Program Indonesia Pintar adalah bentuk bantuan sosial yang ditujukan bagi siswa dari keluarga yang menghadapi kemiskinan dan rentan agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terputus.
Aktivasi rekening adalah syarat penting agar siswa dapat menarik dan menggunakan dana bantuan tersebut secara langsung.
Lebih dari 4 juta rekening belum diaktivasi
Dilansir oleh Kompas.tv, menurut laporan dari bank penyalur per 30 November 2025, dari seluruh rekening SimPel yang telah mendapatkan dana PIP, masih ada 4.153.357 siswa yang belum melakukan aktivasi rekening mereka.
Berikut adalah rinciannya berdasarkan tingkat pendidikan:
- SD: 2.032.321 siswa
- SMP: 501.952 siswa
- SMA: 889.730 siswa
- SMK: 729.354 siswa
Apabila siswa tidak mengaktifkan rekening mereka hingga batas waktu yang ditentukan, maka dana bantuan yang sudah diterima akan dikembalikan ke Kas Umum Negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, semua pihak diharapkan segera memastikan agar aktivasi dilakukan sebelum tenggat waktu habis.
Panduan Aktivasi Rekening PIP
Berikut adalah langkah-langkah aktivasi rekening berdasarkan tingkat pendidikan dan bank yang menyalurkan, yang dilansir oleh Kompas.tv :
- SD, SMP, SDLB, SMPLB, Paket A dan Paket B: dilaksanakan di Bank Rakyat Indonesia (BRI)
- Aktivasi rekening jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C dilakukan melalui Bank Negara Indonesia (BNI)
- Provinsi Aceh (seluruh jenjang): dijalankan di Bank Syariah Indonesia (BSI)
Proses penarikan dana dapat dilakukan bersamaan dengan aktivasi, mengikuti aturan dari masing-masing bank penyalur.
Cara cek PIP 2026 secara online
Pengecekan status penerima PIP 2026 sekarang dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id, yang menggantikan situs sebelumnya pip.kemdikbud.go.id.
Dengan layanan cek PIP Kemendikdasmen 2026, orang tua dan siswa dapat mengetahui status penerima bantuan, periode pencairan, serta informasi mengenai apakah dana sudah diterima atau belum, tanpa perlu pergi ke sekolah atau bank penyalur.
Untuk mengecek PIP 2026, siapkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Bagi siswa yang belum mengetahui NISN, mereka dapat mengeceknya melalui situs resmi Kemendikbud berikut:
- Masuk ke situs https://nisn.data.kemdikbud.go.id
- Masukkan nama lengkap siswa
- Masukkan nama ibu Kandung
- Isi kode captcha
- Klik menu Cari Data
Setelah NISN ditemukan, Anda bisa melanjutkan ke proses pengecekan PIP 2026.
Cara cek penerima PIP 2026
Pengecekan penerima PIP 2026 masih menggunakan situs yang sama seperti tahun lalu di pip.kemendikdasmen.go.id 2025.
Berikut langkah-langkah untuk mengecek PIP 2026 atau cek pip kemdikbud do id 2026 secara daring :
- Akses situs resmi https://pip.kemendikdasmen.go.id
- Pilih menu Cari Penerima PIP
- Masukkan NISN dan NIK
- Isi penjumlahan yang muncul
- Klik tombol Cek Penerima PIP
Jika terdaftar sebagai penerima, hasil cek PIP kemdikbudemendikdasmen 2026 akan menunjukkan informasi berikut:
- Status penerima PIP 2026
- Periode pencairan bantuan
- Keterangan dana sudah diterima atau belum
Apabila dana belum diterima, biasanya akan muncul keterangan penyebabnya, seperti rekening yang belum aktif atau nama siswa yang belum tercantum dalam SK pencairan.
Data lengkap tentang siswa yang belum melakukan aktivasi rekening dapat diakses dan diunduh melalui aplikasi resmi SiPintar di laman pip.kemendikdasmen.go.id.
Pemerintah juga menginstruksikan Dinas Pendidikan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk berperan aktif dalam memantau dan mempercepat proses pengaktifan rekening PIP di daerah masing-masing agar dapat berjalan dengan baik dan teratur.
Sumber : kompas.tv




