menjelang Hari Raya Idul fitri 2026 Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Bantuan ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan Lebaran. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran sekitar Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026. Stimulus tersebut mencakup berbagai program, mulai dari diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, hingga penyaluran bantuan sosial. Berikut daftar bansos yang cair pada Maret 2026 menjelang Lebaran, lengkap dengan rincian bantuan yang diterima masyarakat.
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga kurang mampu. Pada tahun 2026, program ini menyasar sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp28,7 triliun. Hingga awal 2026, sekitar 8,9 juta KPM telah menerima penyaluran tahap awal dengan nilai bantuan lebih dari Rp6 triliun. Selain itu, pemerintah juga menambahkan sekitar 1 juta penerima baru melalui pembaruan data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun kelompok penerima tambahan ini masih menunggu proses administrasi sebelum bantuan disalurkan. Besaran bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima, seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, maupun penyandang disabilitas.
BPNT atau Kartu Sembako
Bantuan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau kartu sembako juga menjadi salah satu bansos yang dicairkan pada Maret 2026. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp43,8 triliun untuk program ini dengan target 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar: Rp200.000 per bulan Karena pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali, maka pada tahap pertama penerima akan mendapatkan total: Rp600.000 sekaligus Dana bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-Warong atau agen bank mitra pemerintah. Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan melalui laman resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial.
Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Selain bantuan tunai dan non-tunai, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan (Bapang) berupa bahan pokok. Program ini merupakan hasil keputusan rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah pada awal 2026. Bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan (Februari–Maret 2026).
Rincian bantuan yang diterima setiap keluarga penerima manfaat adalah:
- 20 kilogram beras (10 kg per bulan)
- 4 liter minyak goreng MinyaKita (2 liter per bulan)
Penyaluran beras dilakukan oleh Perum Bulog dengan total alokasi mencapai ratusan ribu ton beras secara nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp11,92 triliun untuk program bantuan pangan ini.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bantuan untuk kebutuhan pangan, pemerintah juga mencairkan Program Indonesia Pintar (PIP) yang bertujuan membantu biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan PIP diberikan satu kali dalam setahun dengan nominal yang berbeda sesuai jenjang pendidikan.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- SD/sederajat: Rp450.000 per tahun
- SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun
- SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1.800.000 per tahun
Dana bantuan ini disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank penyalur resmi.
Untuk jenjang SD dan SMP, dana biasanya disalurkan melalui Bank BRI, sedangkan untuk SMA/SMK disalurkan melalui Bank BNI
Update BSU Rp600.000 Maret 2026
Di sisi lain, banyak masyarakat juga menantikan pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000. Namun hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi penyaluran BSU pada 2026. Penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima mencapai 16 juta pekerja atau buruh. Selain BSU, masyarakat juga banyak mencari informasi mengenai BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) yang sebelumnya memberikan bantuan hingga Rp900.000. Namun hingga Maret 2026, belum ada tanda-tanda pemerintah akan kembali menyalurkan program tersebut. Program BLT Kesra diketahui memiliki jadwal penyaluran tahap terakhir pada 31 Desember 2025. Jika dana bantuan tidak dicairkan hingga batas waktu tersebut, kemungkinan besar anggarannya akan dikembalikan ke kas negara.
Secar umum, terdapat beberapa bansos yang dipastikan cair pada Maret 2026 menjelang Lebaran, yaitu:
- PKH untuk keluarga kurang mampu
- BPNT/Kartu Sembako sebesar Rp600.000 per tahap
- Bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goring
- Program Indonesia Pintar (PIP) hingga Rp1.800.000 per siswa per tahun
Sementara itu, BSU Rp600.000 dan BLT Kesra Rp900.000 masih belum memiliki kepastian pencairan pada tahun 2026. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi melalui kanal resmi pemerintah agar terhindar dari hoaks atau penipuan yang mengatas namakan program bantuan sosial.




