Update Bansos 2026: Apa Saja yang Dilanjutkan & Yang Dihapus
Update Bansos 2026: Apa Saja yang Dilanjutkan & Yang Dihapus. Terdapat kabar tentang penghentian bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026. Namun, informasi tersebut tidak benar. Pemerintah menegaskan bahwa sejumlah program bansos utama akan tetap ada, meskipun akan dilakukan penyesuaian dan penataan ulang untuk meningkatkan akurasi penyalurannya. Berikut adalah rincian lengkapnya.
Bansos diperkirakan cair pada Januari 2026
Merujuk pada pola penyaluran di masa lalu, beberapa bansos diperkirakan akan kembali dicairkan di awal tahun 2026:
- Program Keluarga Harapan (PKH): Bansos yang bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan ini akan terus ada dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp225 ribu hingga Rp1 juta per tahap, yang akan disesuaikan dengan komponen keluarga penerima (seperti ibu hamil, anak sekolah, dan lansia).
- Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Program sembako ini akan tetap disalurkan secara non-tunai melalui kartu elektronik dengan nilai Rp200 ribu setiap bulan, yang biasanya akan dicairkan secara sekaligus setiap tiga bulan.
- BLT Subsidi Baru: Pemerintah juga akan memperkenalkan skema bantuan baru pada 2026 sebagai bagian dari penataan yang lebih transparan, yang ditargetkan untuk penerima yang memenuhi kriteria terbaru berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bansos yang tidak berlanjut
Namun, tidak semua program bansos akan terus berjalan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa BLT Kesra sebesar Rp900 ribu dipastikan tidak akan dilanjutkan di tahun 2026, karena bantuan tersebut adalah stimulus akhir tahun 2025.
Pada tahun 2026, penentuan penerima bansos akan lebih terarah, dengan prioritas diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada dalam desil 1 hingga desil 5 dari skala kesejahteraan.
Desil 1 adalah kelompok yang paling rentan, sedangkan desil 5 menjadi batas atas dalam prioritas penerimaan. Keluarga yang berada di atas desil 5 biasanya tidak lagi menjadi target utama dari program bantuan sosial pemerintah.
Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa bansos tidak akan dihentikan pada tahun 2026. Program-program inti seperti PKH dan BPNT akan tetap dilanjutkan dengan fokus pada penyaluran yang lebih tepat sasaran. Masyarakat diharapkan untuk terus mengikuti informasi resmi melalui saluran komunikasi Kementerian Sosial demi mendapatkan keterangan yang akurat dan telah diverifikasi.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos 2026
Masyarakat dapat memantau status penerimaan bansos melalui:
- Website resmi Kemensos
- Aplikasi Cek Bansos
- Pendamping sosial atau kantor desa/kelurahan setempat
Pastikan data kependudukan sudah sesuai dan terdaftar dalam sistem DTSEN.
Bansos 2026 tidak dihentikan, tetapi difokuskan dan disederhanakan. Program utama seperti PKH dan BPNT tetap berjalan, sementara bantuan yang bersifat sementara atau tumpang tindih dihentikan. Dengan penataan ini, pemerintah berharap bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum jelas kebenarannya.




