Sholat witir adalah ibadah sunnah yang memiliki kedudukan sangat dianjurkan (sunnah muakkad) dalam ajaran Islam. Ibadah ini dikerjakan setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh, serta menjadi penutup dari rangkaian sholat malam, termasuk tahajud dan tarawih di bulan Ramadhan.
Anjuran melaksanakan witir ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri dan tercantum dalam Sahih Muslim, di mana Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk menunaikan sholat witir sebelum datangnya waktu Subuh.
Jumlah Rakaat Sholat Witir
Ciri utama sholat witir adalah jumlah rakaatnya yang ganjil. Minimal dikerjakan satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat. Pelaksanaannya bisa dengan satu salam atau dua salam, tergantung pilihan masing-masing.
Sebagian umat Islam mengerjakan tiga rakaat sekaligus, sementara yang lain memilih dua rakaat lalu ditutup satu rakaat terpisah. Semua cara tersebut diperbolehkan selama tetap menjaga jumlah rakaat ganjil.
Tata Cara Sholat Witir
Secara umum, gerakan sholat witir sama seperti sholat sunnah lainnya. Urutannya dimulai dari niat di dalam hati, takbiratul ihram, membaca Surah Al-Fatihah, membaca surah pilihan, rukuk, i’tidal, sujud, hingga salam.
Dalam praktik tiga rakaat, terdapat anjuran membaca surah tertentu setelah Al-Fatihah, yaitu:
- Rakaat pertama: Surah Al-A’la
- Rakaat kedua: Surah Al-Kafirun
- Rakaat ketiga: Surah Al-Ikhlas
Anjuran ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah.
Waktu Terbaik Melaksanakan Witir
Sholat witir boleh dilakukan sejak selesai Isya hingga sebelum azan Subuh. Bagi yang khawatir tidak bisa bangun di malam hari, dianjurkan mengerjakannya di awal malam. Namun, waktu yang lebih utama adalah pada sepertiga malam terakhir. Pada waktu tersebut, suasana lebih tenang dan menjadi momen yang sangat baik untuk bermunajat serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bacaan Niat Sholat Witir
Niat sholat witir dibaca dalam hati saat takbiratul ihram dan disesuaikan dengan jumlah rakaat yang dikerjakan, baik satu, dua, maupun tiga rakaat. Lafal niat dapat berbeda tergantung posisi sebagai imam, makmum, atau sholat sendiri.
Niat Sholat Witir Dua Rakaat
أَصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُومًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تعَالَى
Latin:
Usholli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala.
Artinya:
“Saya (berniat) mengerjakan sholat sunah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Witir Satu Rakaat
أَصَلَّى سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُوْمًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatal witri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala.
Artinya:
“Saya (berniat) mengerjakan sholat sunnah witir dua rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Witir Tiga Rakaat Sekaligus
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُوْمًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatal witri tsalatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala.
Artinya:
“Saya (berniat) mengerjakan sholat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.”
Doa Setelah Sholat Witir
Setelah menyelesaikan witir, umat Muslim dianjurkan membaca doa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Doa tersebut berisi harapan agar diberikan iman yang kuat, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, ampunan, kesehatan, serta kebaikan dunia dan akhirat.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا حَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِينًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِينًا قِيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَا فِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلُ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَكُمْ تَقْصِيرُنَا يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Latin:
Allahumma inna nas’aluka iimaanan daaiman, wan’asaluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqon, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata, wanas’aluka tamamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anak’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi.
Allahumma rabbana taqabbal minna shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadhorru’anaa wata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allahu yaa allahu yaa allahu yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillahi rabbil ‘aalamiin.
Artinya:
“Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyu’, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang shalih, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: sholat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.
Keutamaan Sholat Witir
Melaksanakan sholat witir secara rutin memiliki banyak keutamaan, antara lain:
- Membantu menjauhkan diri dari perbuatan maksiat
- Mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT
- Meningkatkan derajat di sisi-Nya
- Memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta
Manfaat tersebut akan diraih apabila sholat witir dilakukan dengan penuh kesungguhan dan niat yang tulus karena Allah SWT.
Kesimpulan
Sholat witir merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan menjadi penutup sholat malam. Jumlah rakaatnya ganjil, minimal satu dan maksimal sebelas rakaat. Pelaksanaannya fleksibel, bisa dilakukan di awal malam atau pada sepertiga malam terakhir.
Dengan memahami tata cara, niat, serta keutamaannya, umat Islam dapat menjalankan sholat witir dengan lebih khusyuk dan konsisten sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Sumber
https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6611635/tata-cara-sholat-witir-bacaan-niat-doa-dan-manfaatnya




