Sholat Witir merupakan ibadah sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam sebagai penutup sholat malam (lail). Dikutip dari tirto.id yang membahas mengenai teknis pelaksanaannya, khususnya bagi mereka yang ingin mengerjakannya sendiri (munfarid) di rumah, baik setelah sholat Tarawih di bulan Ramadan maupun setelah sholat Tahajud di bulan lainnya.
Cara Sholat Witir Sendiri 3 Rakaat
Witir secara bahasa yang berarti “ganjil”, meski bisa dilakukan minimal satu rakaat, pelaksanaan tiga rakaat adalah yang paling umum di masyarakat Indonesia.
Terdapat dua metode pengerjaan untuk 3 rakaat:
- Dua Kali Salam
Dilakukan dengan 2 rakaat awal yaitu sholat sunnah al-fajr atau pembuka witir lalu salam, kemudian ditambah 1 rakaat tunggal lalu salam. - Satu Kali Salam
Melaksanakan 3 rakaat sekaligus tanpa duduk tahiyat awal di rakaat kedua, langsung menuju tahiyat akhir di rakaat ketiga untuk kemudian salam. Hal ini dilakukan agar tidak menyerupai sholat Maghrib.
Niat Sholat Witir Sendiri dalam 3 Rakaat
Niat merupakan rukun yang harus dihadirkan dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Jika dilakukan secara mandiri, berikut adalah lafalnya:
Arab : اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Latin : Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka‘âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta‘âlâ
Arti : “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Witir Sendiri 3 Rakaat
- Mengucapkan bacaan niat salat witir sendiri untuk 3 rakaat
- Mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati
- Baca Surat Al-Fatihah dan setelah itu membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an
- Rukuk
- Itidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri kembali pada rakaat kedua
- Baca surat Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an
- Rukuk
- Itidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri kembali pada rakaat ketiga
- Baca surat Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an
- Rukuk
- Itidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk tasyahud akhir
- Salam
Do’a Setelah Sholat Witir
Setelah salam, umat muslim dianjurkan membaca zikir sebanyak tiga kali.
Arab : سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ
Latin : “Subhanal malikil quddus”
Arti : “Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih.”
Kemudian dilanjutkan dengan doa sholat Witir.
Arab : رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ
Latin : robbul-malaa-‘ikati warruuh
Arti : “Yang Menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril.”
Doa ini berisi permohonan ampunan, perlindungan dari murka Allah, serta pengakuan atas keagungan-Nya yang tidak terhingga.
Kesimpulan
Keutamaannya sholat Witir sangat besar, mulai dari menjadi pelengkap ibadah malam hingga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar doa-doa lebih mudah dikabulkan.
Sumber
https://tirto.id/tata-cara-sholat-witir-3-rakaat-sendiri-serta-bacaan-niat-dan-doa-eQdJ




