Sholat Tarawih merupakan amalan sunnah muakkad yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Melaksanakan Tarawih secara munfarid atau sendiri di rumah hukumnya adalah sah dan memiliki landasan syariat yang kuat. Hal ini merujuk pada praktik Rasulullah SAW yang juga pernah melakukan sholat malam di rumah untuk menghindari anggapan bahwa ibadah tersebut adalah fardu (wajib). Bagi umat muslim, sholat sendiri memberikan fleksibilitas dalam mengatur durasi bacaan serta meningkatkan kekhusyukan tanpa terikat pada kecepatan imam di masjid.
Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat
Formasi 11 rakaat didasarkan pada hadis sahih dari Aisyah RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menambah sholat malam lebih dari jumlah tersebut.
Teknis pelaksanaannya dilakukan dengan pola 8 rakaat tarawih dengan 4 kali salam, di mana setiap sholat terdiri dari 2 rakaat dan ditutup dengan 3 rakaat witir.
Urutan pengerjaannya sama dengan sholat fardu pada umumnya, meliputi:
- Niat Sholat Tarawih 2 Rakaat
Diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram.- Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
- Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
- Arti: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
- Takbiratul Ihram
Mengangkat kedua tangan sambil berucap “Allahu Akbar” sebagai tanda dimulainya sholat. - Membaca DOa Iftitah (Sunnah)
Membaca doa pembuka sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi. - Membaca Al-Fatihah
Al-fatihah wajib dibaca paa setiap rakaat karena merupakan rukun sholat. - Membaca Surat Pendek
Membaca surat pendek Al-Qur’an setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua. - Rukuk dengan Thuma’ninah
Membungkukkan badan dengan sempurna dan tenang sejenak sebelum bangkit kembali. - I’tidal (Bangun dari Rukuk)
Berdiri tegak dengan posisi tangan kembali ke samping. - Sujud Dua Kali
Melakukan gerakan sujud secara khusyuk sesuai tata cara sholat pada umumnya. - Tahiyat Akhir dan Salam
Duduk akhir pada rakaat kedua lalu mengucapkan salam ke kanan dan kiri untuk mengakhiri dua rakaat. - Menutup dengan Sholat Witir
Setelah 8 rakaat tarawih selesai, lakukan sholat witir 3 rakaat sebagai penutup ibadah malam.
Sholat Tarawih Sendiri dalam Islam
Para ulama, termasuk Imam Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’, menegaskan bahwa makna tarawih adalah menghidupkan malam Ramadan.
Sholat di rumah juga dipandang baik untuk menghindari sifat riya dan memberikan ketenangan ekstra, terutama bagi wanita atau mereka yang memiliki uzur.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat (seperti tradisi 23 rakaat pada masa Khalifah Umar bin Khattab), perbedaan ini dianggap sebagai rahmat dan kelapangan dalam beribadah.
Kesimpulan
Melakukan tarawih 11 rakaat secara mandiri adalah pilihan praktis namun tetap bernilai pahala besar.
Kekhusyukan dan ketertiban gerakan, jauh lebih penting daripada sekadar jumlah rakaat. Setelah sholat, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan doa sebagai pelengkap ibadah malam yang damai.
Sumber
https://www.liputan6.com/islami/read/6280338/cara-sholat-tarawih-sendiri-11-rakaat




