Pengambilan BLT Kesra Boleh Diwakilkan Atau Harus Datang Sendiri?
BLT Kesra kini menjadi sorotan banyak masyarakat. Bayangan uang tunai yang bisa meringankan kebutuhan sehari-hari membuat banyak orang ingin segera mengetahuinya.
Namun, muncul pertanyaan penting: apakah penerima harus datang sendiri atau boleh diwakilkan? Kesalahan dalam prosedur bisa berakibat bantuan tertunda atau bahkan tidak diterima.
Artikel ini akan mengupas tuntas aturan pengambilan BLT Kesra, sehingga Anda bisa mendapatkannya dengan aman dan tanpa repot.
Persyaratan Umum Penerima BLT Kesra
Sebelum membahas prosedur pengambilan, penting untuk mengetahui persyaratan umum agar seseorang bisa menerima BLT Kesra. Beberapa persyaratan tersebut antara lain:
- Warga negara Indonesia.
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau daftar penerima bantuan yang sah dari pemerintah daerah.
- Memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang valid.
- Tidak sedang menerima bantuan sosial lain yang sejenis, sesuai ketentuan pemerintah.
Prosedur Pengambilan BLT Kesra
Pengambilan BLT Kesra biasanya dilakukan melalui kantor desa, kelurahan, atau kantor pos sesuai kebijakan daerah masing-masing. Penerima BLT Kesra akan dipanggil sesuai jadwal yang telah ditentukan. Prosedur umum meliputi:
- Penerima membawa KTP dan KK asli sebagai bukti identitas.
- Petugas memverifikasi data penerima dengan daftar resmi.
- Setelah verifikasi selesai, bantuan tunai akan diserahkan langsung kepada penerima.
Apakah Pengambilan BLT Kesra Bisa Diwakilkan?
Berdasarkan ketentuan yang berlaku di banyak daerah, pengambilan BLT Kesra sebaiknya dilakukan oleh penerima langsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan meminimalkan risiko penyalahgunaan.
Namun, dalam kondisi tertentu, pengambilan BLT Kesra dapat diwakilkan dengan syarat:
- Penerima membuat surat kuasa resmi yang ditandatangani di atas materai.
- Penerima menyertakan fotokopi KTP penerima dan kuasa.
- Pihak yang mewakili membawa KTP asli serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan desa atau kelurahan.
Surat kuasa ini biasanya harus diverifikasi oleh petugas sebelum bantuan diserahkan kepada pihak yang mewakili.
Tips Pengambilan BLT Kesra
Agar proses pengambilan BLT Kesra berjalan lancar, berikut beberapa tips yang dapat diikuti:
- Pastikan data di KK dan KTP sudah sesuai dan valid.
- Datang tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
- Bawa dokumen lengkap seperti KTP, KK, dan jika diwakilkan, surat kuasa dan dokumen pendukung lainnya.
- Tanyakan prosedur khusus di kantor desa atau kelurahan setempat karena setiap daerah bisa memiliki aturan tambahan.
Kesimpulan
Pengambilan BLT Kesra umumnya dianjurkan dilakukan oleh penerima sendiri. Namun, dalam kondisi tertentu, pengambilan bisa diwakilkan dengan syarat melampirkan surat kuasa resmi dan dokumen pendukung.




