Syarat Pencairan Bansos BPNT Tahap Akhir 2025 dan Langkah-Langkahnya
Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kembali menjadi perhatian masyarakat di tahap akhir 2025. Bantuan ini bertujuan membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari melalui saldo elektronik yang dapat digunakan di e-warong. Agar bantuan cair dengan lancar, calon penerima wajib memenuhi syarat tertentu dan mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah. Berikut panduan lengkapnya.
Peran BPNT dalam Mendukung Kebutuhan Pangan
BPNT membantu keluarga prasejahtera mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam, kacang hijau, dan minyak goreng secara terencana dan tepat sasaran. Dana bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dicairkan melalui bank penyalur atau e-warong.
Syarat Penerima BPNT Tahap Akhir 2025
Agar bansos BPNT tahap akhir dapat dicairkan, penerima harus memenuhi syarat berikut:
-
Terdaftar di DTSEN / DTKS
Data calon penerima harus tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Kemensos.
-
Alamat KTP Sesuai Domisili
Alamat pada KTP harus sesuai dengan domisili yang tercatat dalam sistem Kemensos.
-
Memiliki NIK Aktif dan Valid
Nomor Induk Kependudukan harus aktif dan valid di database Dukcapil.
-
Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
KKS diperlukan untuk menerima dana bantuan melalui bank penyalur.
-
Termasuk Keluarga Kurang Mampu
Bantuan ditujukan bagi keluarga prasejahtera yang membutuhkan dukungan pangan.
-
Tidak Menerima Bantuan Sejenis yang Bertumpang Tindih
Penerima tidak boleh sedang menerima bantuan lain yang dilarang kombinasi dengan BPNT, seperti BLT subsidi gaji atau Kartu Prakerja.
Cara Mendaftar BPNT bagi Penerima Baru
Bagi warga yang ingin menjadi penerima baru, proses pendaftarannya meliputi:
-
Mengajukan Permohonan ke Kelurahan/Desa
Datang langsung ke kantor kelurahan/desa dan sampaikan keinginan mendaftar BPNT.
-
Melengkapi Dokumen Identitas
Siapkan fotokopi KTP, KK, dan dokumen pendukung lain jika diminta.
-
Menunggu Validasi dan Survei
Petugas dari dinas sosial atau kelurahan melakukan survei untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga.
-
Pengumuman Status Penerima
Setelah validasi, kelurahan akan mengumumkan nama-nama penerima bantuan dan saldo akan masuk ke KKS.
Hak dan Kewajiban Penerima BPNT
-
Hak Penerima:
- Mendapat saldo BPNT sesuai ketentuan.
- Memilih bahan pangan sesuai kebutuhan keluarga di e-warong.
- Mendapat pendampingan dari petugas sosial.
-
Kewajiban Penerima:
- Menggunakan bantuan hanya untuk kebutuhan pangan.
- Menjaga KKS agar tidak rusak atau hilang.
- Memperbarui data bila ada perubahan kondisi keluarga.
Langkah-Langkah Pencairan Bansos BPNT Tahap Akhir 2025
-
Cek Status Penerima
- Situs Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Aplikasi Cek Bansos di Play Store
-
Datangi ATM atau e-warong
- Gunakan KKS untuk mengambil dana melalui ATM bank penyalur (BNI, BRI, BTN, Mandiri, atau BSI untuk Aceh).
- Bisa juga menggunakan QRIS melalui mobile banking di e-warong.
-
Prosedur di ATM:
- Masukkan KKS / kartu ATM ke mesin
- Pilih bahasa, masukkan PIN
- Pilih menu tarik tunai
- Tentukan jumlah uang
- Pilih sumber dana ‘tabungan’
- Ambil uang setelah proses selesai
Nominal Bansos BPNT Tahap Akhir 2025
- Bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.
- Jika dicairkan 3 bulan sekaligus, total dana yang diterima adalah Rp400.000.
Tips Agar Pengajuan BPNT Disetujui
- Pastikan data kependudukan valid dan sesuai kondisi terkini.
- Perbarui informasi di kelurahan bila ada perubahan alamat, pekerjaan, atau anggota keluarga.
- Ikuti survei dengan jujur dan terbuka.
- Simpan dokumen administrasi dengan rapi untuk mempermudah pengecekan.
Kesimpulan
Bansos BPNT tahap akhir 2025 menjadi salah satu program penting bagi keluarga prasejahtera. Dengan memahami syarat penerima, alur pendaftaran, dan prosedur pencairan, masyarakat dapat memperoleh bantuan dengan lancar dan tepat sasaran. Pastikan data Anda aktif di DTSEN/DTKS, KTP valid, dan KKS tersedia untuk memudahkan proses pencairan.




