Sudah Bansos PKH Memasuki Tahap Kedua, Berikut Besaran Dana yang Diberikan untuk Para KPM!
Kabar baik datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) resmi memasuki tahap kedua penyaluran di bulan Mei 2025. Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah mengonfirmasi bahwa pencairan untuk triwulan kedua dimulai sejak minggu ketiga bulan Mei dan akan berlangsung secara bertahap hingga akhir bulan.
Jadwal dan Proses Penyaluran PKH Tahap 2
Mengacu pada jadwal resmi dari Kemensos, penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua berlangsung antara tanggal 19 hingga 28 Mei 2025. Hal ini menjadi angin segar bagi KPM yang telah menanti bantuan sejak penyaluran tahap pertama pada Januari–Maret lalu. Penyaluran akan dilakukan melalui dua mekanisme utama, yaitu:
-
Rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) di bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
-
PT Pos Indonesia untuk wilayah tertentu.
Namun, hingga 20 Mei 2025, beberapa wilayah masih menunggu perubahan status penyaluran dari sistem aplikasi SIKS-NG, yang saat ini masih menampilkan data tahap pertama.
Rincian Besaran Dana Bansos PKH Tahap Kedua
Nominal bantuan PKH tetap mengacu pada kategori komponen dalam keluarga. Berikut adalah besaran bantuan yang diterima oleh masing-masing kategori penerima:
-
Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap
-
Balita (usia 0–6 tahun): Rp750.000 per tahap
-
Anak SD: Rp225.000 per tahap
-
Anak SMP: Rp375.000 per tahap
-
Anak SMA: Rp500.000 per tahap
-
Lansia (usia 60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap
-
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
Catatan: Masing-masing kategori memiliki batas maksimal jumlah penerima dalam satu keluarga, misalnya maksimal 3 anak sekolah, 4 lansia, atau 2 balita.
Rincian Bantuan BPNT Tahap Kedua
Sementara itu, untuk bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap 2 diberikan sebesar:
-
Rp200.000 per bulan, sehingga untuk alokasi April–Juni 2025, KPM akan menerima total Rp600.000.
Bantuan ini disalurkan ke rekening KKS dan bisa digunakan untuk belanja kebutuhan pokok di e-warong.
Penyebab Bansos Tidak Cair
Beberapa faktor yang menyebabkan bantuan belum cair atau tidak tersalurkan antara lain:
-
KPM tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan (tidak layak secara sosial ekonomi).
-
Data penerima belum diperbarui atau belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
-
KPM sudah meninggal dunia, pindah domisili, atau belum aktivasi rekening.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Untuk memastikan apakah Anda termasuk penerima bansos PKH atau BPNT tahap 2, lakukan pengecekan melalui:
-
Situs resmi: cekbansos.kemensos.go.id
-
Aplikasi Cek Bansos Kemensos
-
Pendamping sosial di wilayah masing-masing
Pastikan juga Anda telah memegang kartu KKS Merah Putih dan tidak meminjamkannya kepada orang lain untuk menghindari keterlambatan pencairan.
Bantuan Sosial Lain yang Juga Cair
Selain PKH dan BPNT, bantuan lain yang juga mulai disalurkan di bulan Mei 2025 antara lain:
-
BLT Dana Desa: Rp300.000 per bulan
-
PIP (Program Indonesia Pintar):
- SD: Rp450.000
- SMP: Rp750.000
- SMA/SMK: Rp1.800.000
-
Bantuan Atensi YAPI (Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu): Rp200.000 per bulan
-
Permakanan Lansia dan Disabilitas: Rp30.000 per hari atau Rp900.000 per bulan
Kesimpulan
Dengan memasuki minggu ketiga bulan Mei, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua 2025 telah dijadwalkan secara bertahap. Besaran dana tetap mengacu pada kategori penerima, dan proses penyaluran dilakukan dengan hati-hati agar tepat sasaran. KPM diimbau untuk aktif memantau informasi melalui jalur resmi agar tidak ketinggalan jadwal pencairan.



