Banyak penerima bantuan sosial masih kebingungan terkait Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang lebih populer disebut kartu merah putih.
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apa yang sebaiknya dilakukan jika saldo kartu sudah habis? Apakah kartu tersebut harus dibuang, disimpan, atau dikembalikan ke pihak bank?
Dilansir dari Radarbogor berikut penjelasan lengkapnya yang dikutip dari YouTube Ach Haris Efendy.
Apa Itu Kartu Merah Putih (KKS)?
Kartu merah putih, atau KKS, pada dasarnya adalah kartu ATM yang digunakan sebagai sarana penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Pemerintah memilih kartu ATM sebagai media distribusi agar bantuan sosial tidak dipotong atau disalahgunakan dalam proses penyaluran.
Dengan sistem berbasis ATM, penerima bansos dapat memantau secara transparan jumlah dana yang masuk dan berapa yang sudah ditarik.
Riwayat transaksi juga dapat diperiksa melalui cetak rekening di bank, berbeda dengan penyaluran tunai yang rawan potongan dan sulit untuk diverifikasi.
Tiga Kondisi Pemegang Kartu dan Penjelasannya
Baru Menerima Kartu
Bagi Anda yang baru menerima kartu merah putih, misalnya karena penyaluran bantuan beralih dari tunai melalui Pos ke sistem kartu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Simpan kartu dengan baik, karena bisa digunakan lagi saat pencairan berikutnya.
- Jangan menuliskan nomor PIN di permukaan kartu. Jika kartu hilang atau jatuh dan PIN tertulis di sana, orang lain bisa mengambil saldo Anda. Simpan PIN di tempat aman atau hafalkan saja.
Kartu Masih Aktif dan Ada Saldo
Bagi yang kartunya masih aktif dan memiliki saldo, tetap simpan kartu dengan aman dan perhatikan hal-hal berikut:
- Jangan menuliskan PIN di kartu.
- Jangan menyerahkan kartu kepada orang lain yang tidak dikenal. Banyak kasus saldo berkurang karena kartu diserahkan kepada oknum tertentu.
- Kartu merah putih adalah milik pribadi dan sebaiknya dipegang sendiri. Ambil saldo sendiri agar Anda jelas berapa yang masuk dan berapa yang sudah ditarik.
Kartu Sudah Tidak Ada Saldo
Kondisi ini sering membuat penerima bantuan bingung. Jawabannya sederhana: tetap simpan kartu, jangan dibuang.
- Kartu merah putih hanyalah alat untuk menyalurkan dana bantuan.
- Status keaktifan penerima bantuan ditentukan oleh data di sistem pemerintah, bukan kondisi kartu.
- Jika tidak nyaman melihat kartu kosong setiap hari, simpan di tempat yang tidak terlihat, seperti lemari atau laci.
- Jangan dibuang, karena suatu saat petugas bisa meminta untuk menunjukkan kartu tersebut saat survei atau pengecekan.
Apakah Kartu Bisa Diaktivasi ke Bank?
Kartu merah putih tidak perlu dan tidak bisa diaktivasi ke bank hanya karena saldonya kosong. Anda tidak perlu repot pergi ke bank untuk urusan ini.
Yang perlu diperhatikan adalah status kepesertaan Anda di sistem bansos, bukan kartunya.
Jika Anda masih memenuhi syarat untuk menerima bantuan karena termasuk keluarga miskin atau miskin ekstrem, Anda dapat mengajukan usulan melalui:
- Kantor desa atau kelurahan setempat
- Aplikasi Cek Bansos
Jika pengajuan Anda disetujui dan bantuan kembali dicairkan, biasanya akan diterbitkan kartu baru sebagai bukti kepesertaan.
Kesimpulan
Jika saldo KKS Merah Putih kosong, tetap simpan kartunya dan pastikan status kepesertaan Anda di sistem bansos tetap aktif; kartu tidak perlu diaktivasi ulang ke bank.
Sumber Referensi
https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2477320818/kartu-kks-merah-putih-saldo-bansos-kosong-berikut-beberapa-hal-yang-bisa-anda-lakukan




