Kabar gembira bagi keluarga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)! Mulai Januari 2026, saldo BPNT resmi naik menjadi Rp600 ribu per bulan, memberikan dukungan lebih besar untuk kebutuhan pangan sehari-hari.
Kenaikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan mudah diakses.
Namun, masih banyak penerima yang belum tahu bagaimana cara mengecek saldo dan mencairkannya. Panduan ini hadir untuk memberikan informasi lengkap dan praktis, mulai dari cara mengetahui saldo, memanfaatkan kartu BPNT, hingga tips pencairan yang aman dan cepat.
Dengan langkah-langkah yang jelas, penerima dapat memanfaatkan tambahan dana ini secara optimal tanpa repot, sehingga kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi dan hidup lebih nyaman di awal tahun 2026.
Apa Itu BPNT Dan Siapa Penerimanya?
BPNT adalah bantuan sosial non tunai yang diberikan pemerintah untuk membeli bahan pangan pokok. Bantuan ini diberikan melalui kartu elektronik yang dapat digunakan di e-warung atau toko mitra resmi.
Penerima BPNT ditentukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Secara umum:
- Penerima BPNT adalah keluarga miskin dan rentan miskin yang masuk Desil 1-4.
- Pemerintah memprioritaskan penerima yang membutuhkan dukungan pangan tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Dengan sistem non tunai, penerima BPNT tidak lagi menerima uang langsung, melainkan saldo yang bisa digunakan untuk membeli sembako di toko resmi, sehingga lebih aman dan transparan.
Kenaikan Saldo BPNT 2026
Mulai Januari 2026, saldo BPNT resmi naik menjadi Rp600 ribu per bulan. Kenaikan ini bertujuan:
- Meningkatkan daya beli keluarga penerima agar kebutuhan pangan terpenuhi lebih optimal.
- Mengurangi risiko kekurangan gizi pada anggota keluarga, terutama anak-anak dan lansia.
- Memastikan bantuan tepat sasaran dan memudahkan monitoring melalui sistem non tunai.
Besaran saldo ini berlaku setiap bulan dan dapat digunakan sepenuhnya untuk membeli kebutuhan pokok di e-warung yang telah bekerjasama dengan pemerintah.
Cara Mengecek Saldo BPNT
Penerima BPNT perlu rutin mengecek saldo agar dapat merencanakan kebutuhan pangan dengan baik. Berikut caranya:
1. Melalui e-Warung Mitra
- Kunjungi toko atau e-warung yang menjadi mitra resmi.
- Serahkan kartu BPNT dan mintalah petugas mengecek saldo Anda.
2. Melalui Aplikasi atau Website Resmi
- Beberapa daerah menyediakan aplikasi atau website untuk memantau saldo.
- Masukkan Nomor Kartu dan NIK untuk melihat saldo dan riwayat transaksi.
3. Melalui SMS atau Notifikasi Bank
- Jika kartu BPNT terhubung dengan rekening bank, saldo biasanya bisa dicek melalui SMS banking atau notifikasi otomatis.
Cara Menerima dan Menggunakan BPNT Rp600 Ribu
1. Pastikan Kartu BPNT Aktif
- Cek masa aktif kartu dan pastikan data Anda sesuai dengan data di DTKS.
2. Gunakan Saldo di e-Warung Resmi
- Saldo BPNT dapat digunakan untuk membeli bahan pangan seperti beras, telur, minyak, dan bahan pokok lainnya.
- Tidak bisa ditarik tunai kecuali melalui mekanisme resmi.
3. Transaksi Aman
- Jangan membagikan PIN atau kode OTP kepada orang lain.
- Simpan struk transaksi sebagai bukti penggunaan dana BPNT.
Tips Agar Pencairan BPNT Lancar
- Selalu perbarui data keluarga di Dinas Sosial atau kelurahan setempat.
- Pantau jadwal pencairan setiap bulan agar tidak terlewat.
- Gunakan saldo untuk kebutuhan pokok yang paling prioritas agar manfaatnya maksimal.
- Hubungi Dinas Sosial jika terjadi masalah saldo atau kartu tidak berfungsi.
Kesimpulan
Saldo BPNT resmi naik menjadi Rp600 ribu per bulan mulai Januari 2026, memberi dukungan lebih bagi keluarga penerima. Dengan mengecek saldo secara rutin dan menggunakan kartu di e-warung resmi, bantuan bisa dimanfaatkan dengan mudah, aman, dan tepat sasaran. Pastikan data selalu akurat agar hak Anda tidak terlewat, dan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi.




