Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026 sebesar Rp600 Ribu resmi mulai masuk ke rekening penrima secara bertahap mulai Kamis malam (12/2)
Kabar suksesnya penarikan dana tersebut segera ramai diperbincangan di media sosial. Sejumlah penerima melaporkan bahwa saldo bantuan sudah tersedia dan bisa dicairkan.
Di berbagai daerah, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari BRI tampak melakukan pengecekan saldo sejak dini hari hingga pagi, Juma’at (13/2), setelah mendapatkan informasi bahwa pencairan telah dilakukan di sejumlah wilayah.
Dilansir dari Lombokpost Berdasarkan laporan dari masyarakat dan informasi yang beredar, Sulawesi Tenggara menjadi salah satu daerah yang mencatat pencairan lebih awal, dengan saldo masuk sekitar 20.51 WITA.
Tak lama kemudian, laporan serupa datang dari Bandar Lampung Seorang KPM menyampaikan bahwa saat mengecek ATM sekitar pukul 21.26 WIB, dana Rp600.000 sudah tersedia di rekeningnya.
Daftar Wilayah yang Terpantau Sudah Cair BPNT Rp600 Ribu
Sumatera Utara: Wilayah Stabat (Langkat) dilaporkan menerima pencairan sekitar pukul 20.42 WIB, diikuti Medan Sunggal pada waktu yang hampir bersamaan.
Bengkulu dan Kalimantan Timur: Penarikan dana tercatat berhasil dilakukan antara pukul 21.46 hingga 23.00 waktu setempat.
Jawa Timur: Laporan saldo masuk telah muncul sejak malam 11 Februari, menunjukkan penyaluran di Pulau Jawa berlangsung cukup cepat.
Penyaluran BPNT tahap pertama 2026 ini mencakup alokasi tiga bulan sekaligus. Pemerintah menetapkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan, sehingga total dana yang diterima setiap KPM mencapai Rp600 Ribu.
Program ini ditujukan bagi masyarakat yang termasuk dalam kategori kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan data nasional.
Pemerintah mengingatkan agar dana bantuan dimanfaatkan secara tepat guna untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Panduan Cek Bansos BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Melansir dari Detik.com yang berdasarkan informasi dari laman resmi Kemensos, pengecekan status penerima maupun progres penyaluran BPNT dapat dilakukan secara daring melalui dua metode, yakni situs resmi cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya:
Melalui Website Resmi Kemensos
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih dan isi data wilayah tempat tinggal sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Ketik nama lengkap sesuai KTP pada kolom “Nama PM (Penerima Manfaat)”.
- Masukkan kode captcha yang tertera pada kolom verifikasi.
- Tekan tombol “Cari Data”, lalu sistem akan menampilkan informasi apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan.
Jika nama tercatat, laman tersebut akan memperlihatkan status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, serta informasi penyalurannya.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, lalu pilih opsi “Buat Akun Baru” apabila belum memiliki akun, kemudian lengkapi data diri yang diminta.
- Isi seluruh formulir pendaftaran dengan benar.
- Buat username dan kata sandi untuk proses masuk (login).
- Setelah akun aktif, login menggunakan data yang telah dibuat.
- Pada halaman utama, pilih menu “Cek Bansos” yang tersedia di bagian atas layar.
- Masukkan data wilayah sesuai alamat pada KTP, kemudian ketik nama lengkap.
- Klik “Cari Data” dan tunggu hingga hasil pencarian ditampilkan.
Dengan mengikuti langkah tersebut, masyarakat dapat mengetahui status penerimaan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 secara mandiri dan cepat.
Kesimpulan
Bantuan BPNT sebesar Rp600 ribu telah mulai ditransfer ke rekening penerima di sejumlah wilayah.
Sumber Referensi
https://lombokpost.jawapos.com/nasional/1507188222/saldo-bansos-bpnt-rp-600-ribu-masuk-rekening-sejak-semalam-cek-daftar-wilayahnya-sekarang
https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8353360/bpnt-tahap-1-2026-mulai-cair-februari-ini-cara-cek-status-dan-penerimanya




