Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan penyesuaian data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) mulai triwulan I 2026. Dampaknya, ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) dilaporkan tidak lagi masuk dalam daftar penerima bantuan.
Penyesuaian Data PKH 2026, Ini Penyebabnya
Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari pembaruan data sosial ekonomi nasional agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Perubahan utama terletak pada kriteria penerima:
- Sebelumnya: menyasar desil 1 hingga desil 5
- Sekarang: hanya desil 1 hingga desil 4
Artinya, masyarakat yang berada di desil 5 berpotensi tidak lagi menerima bantuan PKH.
Jumlah Penerima PKH di Sumenep Menurun
Mengutip laporan Radar Madura, penyesuaian ini berdampak langsung pada jumlah penerima di daerah, salah satunya Kabupaten Sumenep.
Data terbaru menunjukkan:
- Triwulan II 2025: 78.137 KPM
- Januari 2026: 72.321 KPM
Penurunan ini mengindikasikan adanya ribuan penerima yang dihapus atau dialihkan dari program PKH.
Secara nasional, tercatat sekitar 696.920 penerima PKH mengalami pencoretan atau perubahan status.
Penentuan Penerima Ditentukan Pemerintah Pusat
Penetapan penerima PKH sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kemensos. Pemerintah daerah hanya bertugas mengawal proses penyaluran bantuan.
Dengan sistem ini, perubahan data penerima bisa terjadi secara berkala setiap triwulan, mengikuti hasil pemutakhiran data.
Akibatnya, kamu yang sebelumnya menerima bantuan bisa saja tidak lagi terdaftar jika dinilai sudah tidak memenuhi kriteria.
Mengapa Penerima PKH Bisa Dihapus?
Ada beberapa alasan utama mengapa KPM bisa keluar dari daftar penerima PKH:
- Perubahan status ekonomi keluarga
- Tidak lagi masuk kategori miskin (desil 1–4)
- Pembaruan data dalam sistem DTSEN
- Evaluasi kelayakan oleh pemerintah pusat
Kebijakan ini bertujuan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Cara Cek Status PKH Secara Berkala
Untuk memastikan apakah kamu masih terdaftar sebagai penerima PKH, kamu disarankan melakukan pengecekan secara rutin.
Cek Online Melalui Situs Resmi
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP
- Isi nama lengkap
- Masukkan kode verifikasi
- Klik “Cari Data”
Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di HP
- Login atau daftar akun baru
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data diri lengkap
- Klik “Cari Data”
Cek Offline ke Dinas Sosial
Kamu juga bisa datang langsung ke kantor Dinas Sosial setempat dengan membawa KTP dan KK untuk verifikasi data.
Dampak Penyesuaian Data PKH
Penyesuaian ini menimbulkan berbagai dampak di masyarakat, antara lain:
- Berkurangnya jumlah penerima bantuan
- Munculnya kebingungan bagi KPM yang terhapus
- Meningkatnya kebutuhan validasi data secara berkala
- Mendorong transparansi dan ketepatan sasaran bansos
Kesimpulan
Penghapusan ribuan penerima PKH merupakan bagian dari pembaruan data untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Dengan kriteria baru yang hanya menyasar desil 1 hingga 4, sebagian masyarakat tidak lagi memenuhi syarat.
Karena itu, penting bagi kamu untuk rutin mengecek status PKH agar mengetahui apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak.
Sumber: https://radarmadura.jawapos.com/sumenep/2602120016/ribuan-penerima-pkh-dihapus-kemensos-terapkan-penyesuaian-data-kpm




