Berbuka puasa adalah waktu yang paling ditunggu selama bulan Ramadan. Setelah hampir seharian tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman, penting untuk memilih takjil yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga bernutrisi dan mudah dicerna.
Berdasarkan panduan gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menu berbuka idealnya mampu mengembalikan kadar gula darah secara bertahap, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.
10 Menu Berbuka yang Sehat
Berikut daftar takjil sehat yang bisa menjadi pilihan saat berbuka puasa:
Kurma, Takjil Sunnah Kaya Energi
Kurma dikenal sebagai makanan pembuka puasa yang dianjurkan. Buah ini mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh sehingga efektif memulihkan energi. Selain itu, kurma juga kaya serat, kalium, dan magnesium.
Tips penyajian: Konsumsi 3–5 butir kurma bersama air putih atau susu rendah lemak tanpa tambahan gula.
Kolak Pisang Tanpa Santan
Kolak memang identik dengan Ramadan. Namun, penggunaan santan berlebihan dapat meningkatkan asupan lemak. Sebagai alternatif, Anda bisa membuat kolak pisang tanpa santan agar lebih ringan di perut.
Tips penyajian: Rebus pisang kepok atau pisang raja dengan air, gula aren secukupnya, dan daun pandan untuk aroma alami.
Es Buah Segar Tanpa Sirup
Buah-buahan segar membantu mengganti cairan tubuh yang hilang selama puasa. Kandungan vitamin dan mineralnya juga baik untuk daya tahan tubuh.
Tips penyajian: Gunakan campuran semangka, melon, pepaya, atau jeruk. Tambahkan air kelapa murni atau air matang dingin tanpa sirup berlebihan.
Puding Chia Seed yang Mengenyangkan
Chia seed mengandung serat tinggi dan asam lemak omega-3 yang baik untuk pencernaan. Teksturnya yang lembut juga mudah diterima lambung setelah seharian kosong.
Tips penyajian: Rendam chia seed dalam susu almond atau susu rendah lemak selama 2–3 jam hingga mengental, lalu beri topping buah segar.
Smoothie Buah Bernutrisi
Smoothie bisa menjadi pilihan praktis dan menyehatkan. Minuman ini mudah dicerna dan kaya vitamin.
Tips penyajian: Blender pisang, mangga, atau buah beri dengan yogurt rendah lemak dan sedikit madu sebagai pemanis alami.
Ubi Rebus, Sumber Karbohidrat Kompleks
Ubi atau singkong rebus memberikan energi lebih stabil karena termasuk karbohidrat kompleks. Makanan ini juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan.
Tips penyajian: Sajikan tanpa tambahan gula atau kelapa parut berlebihan.
Air Kelapa Murni untuk Rehidrasi
Air kelapa mengandung elektrolit alami yang membantu menggantikan cairan tubuh dengan cepat.
Tips penyajian: Minum air kelapa segar tanpa tambahan gula agar manfaatnya maksimal.
Bubur Sumsum yang Lembut
Teksturnya yang halus membuat bubur sumsum cocok sebagai makanan pembuka sebelum menyantap hidangan utama.
Tips penyajian: Gunakan santan secukupnya dan tambahkan gula merah secukupnya agar tidak terlalu manis.
Es Timun Selasih yang Menyegarkan
Perpaduan timun dan biji selasih memberikan sensasi segar sekaligus serat tambahan bagi tubuh.
Tips penyajian: Campurkan potongan timun, selasih yang sudah direndam, air jeruk nipis, dan sedikit madu.
Greek Yogurt dengan Buah dan Madu
Greek yogurt tinggi protein sehingga membantu rasa kenyang lebih lama. Ditambah buah segar dan madu, menu ini menjadi takjil sehat sekaligus lezat.
Tips penyajian: Sajikan yogurt dengan irisan pisang atau beri, lalu tambahkan madu secukupnya.
Kesimpulan
Pentingnya Memilih Takjil Sehat Saat Ramadan Memulai berbuka dengan makanan yang tepat membantu tubuh beradaptasi kembali setelah berpuasa. Hindari konsumsi gula dan lemak berlebihan agar sistem pencernaan tidak “kaget”.
Dengan memilih takjil sehat dan bergizi, stamina tetap terjaga dan ibadah Ramadan dapat dijalani dengan optimal.
Semoga rekomendasi ini bisa menjadi inspirasi menu berbuka puasa yang sehat, praktis, dan tetap nikmat untuk Anda dan keluarga.
Sumber
https://www.detik.com/sumut/berita/d-8353762/10-rekomendasi-takjil-sehat-praktis-dan-lezat-untuk-berbuka-puasa?page=2




