Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, banyak umat Muslim mulai bertanya-tanya mengenai hitungan hari puasa. Pertanyaan yang cukup sering muncul adalah, 10 Maret 2026 termasuk puasa hari ke berapa dalam kalender Ramadhan tahun ini.
Perbedaan metode penentuan awal Ramadhan membuat sebagian masyarakat menemukan angka yang berbeda dalam perhitungan hari puasa. Karena itu, penting untuk mengetahui penjelasan berdasarkan penetapan dari pemerintah maupun organisasi Islam seperti Muhammadiyah.
Perhitungan Hari Puasa Ramadhan 2026
Berdasarkan kalender Ramadhan 1447 Hijriah yang dimulai pada 19 Februari 2026, perhitungan hari puasa dapat dilihat dari urutan tanggal dalam kalender Hijriah.
Jika mengikuti kalender tersebut, maka urutan beberapa tanggal penting selama Ramadhan adalah sebagai berikut:
- 1 Ramadhan 1447 H : 19 Februari 2026
- 10 Ramadhan 1447 H : 28 Februari 2026
- 15 Ramadhan 1447 H : 5 Maret 2026
- 19 Ramadhan 1447 H : 9 Maret 2026
- 20 Ramadhan 1447 H : 10 Maret 2026
Dilansir dari priangan news, dengan demikian, 10 Maret 2026 bertepatan dengan 20 Ramadhan 1447 Hijriah bagi umat Muslim yang memulai puasa sejak 19 Februari 2026.
Perbedaan Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Dalam praktiknya, penentuan awal Ramadhan di Indonesia sering kali mengikuti pendekatan utama, yaitu melalui keputusan pemerintah dan penetapan organisasi Islam seperti Muhammadiyah.
Pemerintah biasanya menetapkan awal Ramadhan melalui sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak, termasuk ulama, ahli astronomi, dan organisasi Islam. Penetapan ini menggunakan metode rukyat (pengamatan hilal) yang dipadukan dengan perhitungan astronomi.
Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomi yang menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu pengamatan langsung hilal.
Untuk Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, terdapat sedikit perbedaan dalam penentuan awal puasa yang berdampak pada perhitungan hari puasa selanjutnya.
Berikut perbedaannya:
Versi Muhammadiyah
- 9 Maret 2026 : 20 Ramadhan 1447 H
- 10 Maret 2026 : 21 Ramadhan 1447 H
Versi Pemerintah
- 9 Maret 2026 : 19 Ramadhan 1447 H
- 10 Maret 2026 : 20 Ramadhan 1447 H
Dengan demikian, 10 Maret 2026 dapat dihitung sebagai puasa hari ke-20 atau ke-21, tergantung pada metode penentuan awal Ramadhan yang diikuti.
Ramadhan Memasuki Fase Penting
Memasuki sekitar 20 hari Ramadhan, umat Muslim juga mulai bersiap menyambut fase akhir bulan suci yang dikenal penuh keutamaan.
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah seperti:
- Memperbanyak shalat malam atau tarawih
- Membaca Al-Qur’an
- Memperbanyak doa dan dzikir
- Bersedekah kepada sesama
- Mencari malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar diyakini sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga banyak umat Muslim meningkatkan ibadah pada periode tersebut.
Penutup
Berdasarkan perhitungan kalender Ramadhan 1447 Hijriah, 10 Maret 2026 termasuk puasa hari ke-20 menurut versi pemerintah dan hari ke-21 menurut versi Muhammadiyah. Perbedaan ini terjadi karena metode penentuan awal Ramadhan yang tidak selalu sama.
Meski demikian, umat Muslim tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan penuh semangat. Memasuki pertengahan hingga akhir Ramadhan, momentum ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.
Memahami perhitungan hari puasa juga membantu umat Muslim dalam mempersiapkan berbagai ibadah penting lainnya selama bulan Ramadhan.
Sumber Referensi
https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/muslim/pr-12210064229/10-maret-2026-puasa-hari-ke-berapa-ini-tanggal-ramadhan-hari-ini-dan-besaran-zakat-fitrah-tahun-2026




