• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Puasa Berapa Hari Lagi? Hitungan Mundur Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Hadhara by Hadhara
7 Februari 2026
in Artikel, Informasi
Reading Time: 4 mins read
A A
Puasa Berapa Hari Lagi? Hitungan Mundur Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Puasa Berapa Hari Lagi? Hitungan Mundur Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Contents

  • Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H Tahun 2026
  • Mengapa Tanggal Puasa Bisa Berbeda?
  • Penetapan 1 Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah
    • Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal
  • Penetapan 1 Ramadhan 2026 Versi Nahdlatul Ulama
    • Rukyatul Hilal Menjelang Akhir Syaban
    • Perkiraan Berdasarkan Kalender NU
  • Penetapan 1 Ramadhan 2026 Versi Pemerintah
    • Sidang Isbat Jadi Penentu Resmi
  • Potensi Perbedaan Awal Puasa Ramadhan 2026
  • Hitungan Mundur Berapa Hari Lagi Puasa?
  • Penutup

Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam di Indonesia mulai mencari kepastian tanggal awal puasa 2026. Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah membuat prediksi Ramadhan versi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah tidak selalu sama. Artikel ini membahas hitungan mundur puasa 2026, dasar penentuannya, hingga potensi perbedaan yang perlu kamu ketahui.

Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H Tahun 2026

Memasuki Februari 2026, pencarian terkait “puasa berapa hari lagi” meningkat tajam. Hal ini wajar karena Ramadhan menjadi momen penting yang berdampak langsung pada aktivitas ibadah, sosial, hingga ekonomi umat Muslim.

Secara kalender Masehi, Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Namun, penetapan resmi tetap menunggu keputusan masing-masing pihak yang berwenang.



Mengapa Tanggal Puasa Bisa Berbeda?

Perbedaan awal Ramadhan umumnya terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah, yaitu:

  • Hisab (perhitungan astronomi)
  • Rukyat (pengamatan hilal)
  • Pendekatan hilal lokal dan global

Mengutip Detik Jabar, metode inilah yang menjadi dasar perbedaan antara pemerintah, NU, dan Muhammadiyah.



Penetapan 1 Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah

Muhammadiyah menjadi organisasi Islam yang paling awal mengumumkan perkiraan awal Ramadhan 1447 H. Penetapan ini dilakukan jauh hari sebelum Ramadhan tiba.

Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penentuan ini menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang berbasis perhitungan astronomi.




Tiga syarat utama yang digunakan Muhammadiyah adalah:

  • Terjadi ijtimak (konjungsi bulan dan matahari)
  • Ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam
  • Posisi bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam

Jika ketiga syarat terpenuhi, maka awal bulan Hijriah dinyatakan masuk.

Penetapan 1 Ramadhan 2026 Versi Nahdlatul Ulama

Nahdlatul Ulama (NU) belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Ramadhan 1447 H. NU menggunakan metode rukyatul hilal yang dikombinasikan dengan hisab sebagai pendukung.



Rukyatul Hilal Menjelang Akhir Syaban

Lembaga Falakiyah NU menjadwalkan rukyatul hilal pada Selasa, 17 Februari 2026 di berbagai titik pemantauan di Indonesia. Hasil rukyat inilah yang menjadi dasar penetapan awal Ramadhan.

Perkiraan Berdasarkan Kalender NU

Meski belum final, kalender Almanak NU memperkirakan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Prediksi ini masih bisa berubah tergantung hasil pengamatan hilal di lapangan.



Penetapan 1 Ramadhan 2026 Versi Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI juga telah merilis Kalender Hijriah Indonesia 2026 sebagai acuan awal.

Sidang Isbat Jadi Penentu Resmi

Berdasarkan kalender tersebut, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, tanggal ini belum bersifat final karena harus ditetapkan melalui sidang isbat.




Sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada:

  • Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026
  • Tempat: Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag RI

Peserta sidang meliputi perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, DPR, Mahkamah Agung, serta para ahli falak.



Potensi Perbedaan Awal Puasa Ramadhan 2026

Peneliti BRIN menilai Ramadhan 2026 berpotensi dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026, tergantung kriteria yang digunakan.

Jika menggunakan hilal lokal, maka hilal pada 17 Februari masih berada di bawah ufuk Indonesia, sehingga puasa dimulai 19 Februari. Namun, jika memakai hilal global, hilal sudah memenuhi syarat di wilayah lain seperti Alaska, sehingga awal Ramadhan bisa ditetapkan 18 Februari 2026.



Hitungan Mundur Berapa Hari Lagi Puasa?

Jika dihitung dari Sabtu, 7 Februari 2026:

  • Puasa versi Muhammadiyah tinggal 11 hari lagi
  • Puasa versi pemerintah (perkiraan) tinggal 12 hari lagi

Namun, penetapan resmi pemerintah tetap menunggu sidang isbat yang dijadwalkan pada Selasa, 17 Februari 2026

Dengan potensi perbedaan tersebut, kamu disarankan:

  • Menunggu pengumuman resmi sidang isbat pemerintah
  • Menghormati perbedaan penetapan antarormas
  • Mulai mempersiapkan ibadah sejak awal Februari 2026

Perbedaan awal Ramadhan adalah hal yang lazim dan tidak mengurangi esensi ibadah puasa itu sendiri.



Penutup

Pertanyaan “puasa berapa hari lagi” memang belum memiliki satu jawaban mutlak sebelum sidang isbat digelar. Muhammadiyah menetapkan 18 Februari 2026, sementara NU dan pemerintah masih mengarah ke 19 Februari 2026. Apa pun hasilnya, yang terpenting adalah kesiapan spiritual dan sikap saling menghormati dalam menyambut Ramadhan 1447 H.

Sumber:

  • https://www.detik.com/jabar/berita/d-8343943/kapan-1-ramadhan-2026-ini-versi-pemerintah-nu-dan-muhammadiyah?page=2

 

Tags: awal puasa indonesiaawal ramadhan 2026hilal ramadhanhisab rukyatjadwal puasa 2026kalender hijriah 2026penetapan ramadhanpuasa 2026puasa berapa hari lagiRamadhan 1447 HRamadhan 2026sidang isbat 2026versi muhammadiyah ramadhanversi nu ramadhanversi pemerintah ramadhan
Hadhara

Hadhara

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Cuti Bersama Imlek 2026 dan Jadwal Libur Nasional

Cuti Bersama Imlek 2026 dan Jadwal Libur Nasional

Cuti Bersama Imlek 2026 dan Jadwal Libur Nasional

Sebanyak 8.094 PPPK Paruh Waktu Dilantik di Aceh Utara, Posisi Kedua Terbanyak Setelah Bogor

Sebanyak 8.094 PPPK Paruh Waktu Dilantik di Aceh Utara, Posisi Kedua Terbanyak Setelah Bogor

Sebanyak 8.094 PPPK Paruh Waktu Dilantik di Aceh Utara, Posisi Kedua Terbanyak Setelah Bogor

BPNT 2026 Tahap I Cair Februari, Simak Syarat Dan Cara Pencairannya

BPNT 2026 Tahap I Cair Februari, Simak Syarat Dan Cara Pencairannya

BPNT 2026 Tahap I Cair Februari, Simak Syarat Dan Cara Pencairannya

Libur Imlek 2026 Berdekatan Awal Ramadan, Ini Jadwal dan Potensi Libur Panjang

Libur Imlek 2026 Berdekatan Awal Ramadan, Ini Jadwal dan Potensi Libur Panjang

Libur Imlek 2026 Berdekatan Awal Ramadan, Ini Jadwal dan Potensi Libur Panjang

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial