PKH Lansia: Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH Lansia Tahap 4 2025
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, termasuk kelompok lanjut usia (lansia) yang masuk kategori rentan secara ekonomi. Memasuki Oktober 2025, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial PKH Tahap 4 yang berlangsung hingga Desember 2025.
Bagi penerima manfaat lansia, tahap pencairan ini menjadi yang terakhir dalam tahun anggaran 2025, sehingga sangat dinantikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dan layanan kesehatan.
Apa Itu Bansos PKH Lansia
PKH Lansia adalah bantuan sosial tunai bersyarat dari Kemensos yang diberikan kepada warga berusia 60 tahun ke atas yang tergolong keluarga miskin atau rentan miskin.
Program ini bertujuan untuk:
- Membantu pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, kesehatan, dan kebutuhan harian lansia.
- Mendorong keluarga penerima manfaat untuk memperhatikan kesejahteraan anggota keluarga lanjut usia.
- Memberikan jaminan sosial agar lansia tetap mendapat perhatian dan tidak terabaikan di masa tua.
- Setiap penerima PKH Lansia mendapatkan Rp600.000 per tahap, atau total Rp2,4 juta per tahun, yang disalurkan melalui bank-bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Kantor Pos, tergantung pada mekanisme di tiap daerah.
Jadwal Pencairan PKH Lansia Tahap 4 Tahun 2025
Kementerian Sosial telah menetapkan bahwa pencairan PKH Tahap 4 berlangsung dari Oktober hingga Desember 2025.
Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan dengan proses validasi data dan kesiapan lembaga penyalur di masing-masing wilayah.
Apabila pada tahap sebelumnya pencairan dilakukan sekitar Juli–September, maka tahap keempat ini difokuskan untuk menyelesaikan penyaluran bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), termasuk kelompok lansia.
Syarat Penerima PKH Lansia 2025
Tidak semua lansia secara otomatis menjadi penerima PKH. Pemerintah menetapkan sejumlah syarat agar bantuan benar-benar tepat sasaran, di antaranya:
- Berusia minimal 70 tahun pada tahun berjalan.
- Memiliki e-KTP yang valid dan aktif.
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
- Termasuk dalam keluarga miskin atau rentan miskin.
- Tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti BLT UMKM, subsidi gaji, atau Kartu Prakerja.
- Bukan ASN, TNI, Polri, maupun pensiunan pemerintah.
Jika semua syarat telah terpenuhi, calon penerima akan diverifikasi oleh pendamping sosial dan pemerintah daerah sebelum dinyatakan berhak menerima bantuan.
Cara Cek Status PKH Lansia Oktober 2025
Untuk mengetahui apakah Anda atau keluarga terdaftar sebagai penerima PKH Lansia Tahap 4, ada tiga cara mudah yang bisa dilakukan:
-
-
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai domisili.
- Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP.
- Isi kode verifikasi (captcha) yang muncul.
- Klik tombol “CARI DATA.”
- Jika nama Anda muncul dengan status “YA”, berarti bantuan sudah diproses dan siap dicairkan.
-
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store.
- Buat akun baru dengan mengisi data diri lengkap (NIK, nama, alamat, email, dan nomor KK).
- Unggah foto e-KTP dan swafoto sambil memegang e-KTP.
- Setelah akun aktif, login dan pilih menu “Cek Bansos” atau “Daftar Usulan.”
- Informasi status bantuan akan muncul di halaman profil Anda.
-
Melalui Kantor Desa atau Dinas Sosial
Jika akses internet terbatas, penerima dapat mengecek status secara langsung di kantor desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat dengan membawa KTP dan KK asli.
Cara Mencairkan Bantuan PKH Lansia
Setelah dinyatakan sebagai penerima bantuan, proses pencairan bisa dilakukan dengan langkah berikut:
- Datang ke ATM bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Periksa saldo untuk memastikan dana telah masuk.
- Tarik tunai sesuai kebutuhan atau gunakan saldo untuk transaksi di e-warong atau agen bank.
- Di beberapa wilayah, pencairan dilakukan melalui Kantor Pos berdasarkan undangan resmi dari petugas bansos.
Tips Jika Dana PKH Lansia Belum Cair
Apabila dana belum masuk ke rekening, langkah-langkah berikut dapat membantu:
- Cek ulang status penerima melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.
- Pastikan data NIK dan alamat di DTKS sudah benar dan aktif.
- Hubungi pendamping sosial di wilayah masing-masing untuk klarifikasi.
- Pastikan rekening KKS aktif dan tidak bermasalah.
Manfaat Program PKH Lansia
Selain memberikan bantuan tunai, PKH Lansia juga memberikan manfaat tambahan bagi penerima, seperti:
- Pendampingan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan lansia.
- Akses terhadap layanan kesehatan di puskesmas dan fasilitas sosial lainnya.
- Dukungan moral serta sosial dari komunitas sekitar agar lansia tetap aktif dan mandiri.
Rincian Nominal Bantuan PKH Tahap 4 Oktober 2025
Pada tahap keempat ini, besaran bantuan yang diterima setiap kategori adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap.
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap.
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap.
Dana bantuan disalurkan secara bertahap melalui bank Himbara atau Kantor Pos, sesuai dengan data verifikasi penerima di wilayah masing-masing.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH Lansia Tahap 4 Tahun 2025 dimulai pada Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga Desember 2025.
Penerima manfaat diimbau untuk segera mengecek status penerimaan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id, aplikasi Cek Bansos, atau kantor desa setempat agar tidak tertinggal jadwal pencairan.
Program PKH Lansia bukan hanya bantuan tunai, tetapi juga wujud nyata komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa warga lanjut usia tetap hidup layak, sehat, dan mandiri di masa senja.
Follow Instagram Medanaktual : https://www.instagram.com/medanaktualcom/




