Cara Cek Status PKH Lansia 2025 di Kemensos
Pemerintah Indonesia terus memperluas program bantuan sosial (bansos) untuk kelompok rentan, termasuk warga lanjut usia. Salah satu program utama adalah PKH Lansia 2025, yang dikelola langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI).
Memasuki November 2025, pemerintah kembali menyalurkan PKH Lansia untuk meningkatkan kesejahteraan lansia agar mereka dapat menjalani hidup lebih layak, sehat, dan sejahtera.
Artikel ini membahas besaran bantuan, syarat penerima, cara pendaftaran, pengecekan status, dan mekanisme pencairan dana PKH Lansia 2025.
Besaran Bantuan PKH Lansia 2025
Program ini dirancang untuk membantu kebutuhan dasar lansia dari keluarga kurang mampu.
Besaran bantuan PKH Lansia 2025 meliputi:
- Rp600.000 per tahap
- Disalurkan 4 kali dalam setahun
- Total Rp2.400.000 per tahun
Pencairan dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) bagi penerima yang memiliki rekening aktif.
Untuk wilayah tanpa akses bank, bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia, memastikan semua lansia menerima dana tepat waktu.
Tentang Program PKH Lansia 2025
PKH Lansia adalah bantuan sosial non-tunai dari Kemensos yang diberikan kepada warga berusia 60 tahun ke atas yang termasuk kategori miskin atau rentan miskin.
Data penerima diambil dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Program ini membantu lansia memenuhi kebutuhan pokok, seperti pangan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari. Kemensos secara rutin melakukan verifikasi dan validasi data agar bantuan diterima oleh penerima yang benar-benar berhak.
Syarat Penerima PKH Lansia 2025
Calon penerima harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP aktif
- Berusia minimal 60 tahun
- Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin
- Terdaftar di DTSEN Kemensos
- Tidak sedang menerima bantuan sosial lain
- Lansia yang tinggal sendiri tanpa pendamping keluarga menjadi prioritas
Pastikan KTP dan Kartu Keluarga (KK) sudah valid agar proses verifikasi dan pencairan bantuan berjalan lancar.
Cara Daftar PKH Lansia 2025
Pendaftaran dilakukan secara offline melalui pemerintah daerah dan diverifikasi oleh petugas Kemensos.
Langkah-langkah pendaftarannya:
- Siapkan KTP dan KK
- Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili
- Ajukan pendaftaran DTSEN sebagai calon penerima PKH Lansia
- Petugas melakukan survei dan verifikasi lapangan
- Data dikirim ke Kemensos untuk penetapan penerima
- Pantau status pendaftaran melalui petugas desa atau situs resmi Kemensos
Cara Cek Status PKH Lansia 2025
Setelah mendaftar, lansia dapat memeriksa status bantuan secara online melalui situs resmi Kemensos:
- Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha, lalu klik Cari Data
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan status aktif, jenis bantuan, dan jadwal pencairan. Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di Android.
Mekanisme Pencairan Dana PKH Lansia 2025
Dana PKH Lansia dicairkan setiap tiga bulan (triwulan) melalui dua metode:
- Transfer Bank Himbara langsung ke rekening penerima
- Kantor Pos Indonesia bagi penerima tanpa rekening bank
- Saat pencairan, penerima wajib membawa KTP asli dan buku tabungan (jika ada) untuk proses verifikasi identitas.
Kesimpulan
PKH Lansia 2025 menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan lansia. Dengan total bantuan Rp2,4 juta per tahun, program ini membantu lansia memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kualitas hidup.
Pastikan calon penerima memenuhi syarat, terdaftar di DTSEN Kemensos, dan rutin mengecek status bantuan di cekbansos.kemensos.go.id agar tidak tertinggal jadwal pencairan.




