Pencairan Bantuan Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 susulan menjadi perhatian masyarakat awal tahun 2026. Pemerintah memastikan bantuan ini tepat sasaran untuk meringankan kebutuhan masyarakat miskin dan rentan.
Namun, banyak penerima yang masih bingung bagaimana cara memastikan namanya tercatat sebagai penerima. Selain itu, terdapat sejumlah syarat dan prosedur pengecekan yang harus dipahami agar dana dapat dicairkan tanpa hambatan.
Dengan memahami mekanisme ini, penerima dapat menghemat waktu dan menghindari kesalahan yang membuat bantuan tertunda.
Syarat Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 4
Sebelum melakukan pengecekan, penerima harus memahami kriteria yang ditetapkan pemerintah agar bantuan dapat diterima.
- PKH Tahap 4: Penerima merupakan keluarga kurang mampu, tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)/ DTSEN, dan belum menerima bantuan PKH tahap sebelumnya. Penerima harus memiliki anggota keluarga yang termasuk kategori prioritas, seperti anak sekolah, ibu hamil, atau lansia.
- BPNT Tahap 4: Penerima BPNT adalah keluarga miskin yang datanya sudah tervalidasi di DTKS/ DTSEN, belum menerima BPNT tahap sebelumnya, dan memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Penerima wajib melakukan aktivasi rekening atau e-wallet sesuai mekanisme bank penyalur.
- Keduanya: Data penerima harus valid, tercatat di sistem resmi, dan belum menerima bantuan serupa dari program lain. Keluarga harus memastikan seluruh dokumen lengkap dan sesuai data kependudukan.
Memastikan syarat ini terpenuhi merupakan langkah pertama agar pencairan tahap 4 berjalan lancar tanpa hambatan.
Cara Cek Penerima Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pengecekan status penerima kini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan aplikasi cek bansos resmi.
Dengan aplikasi ini, masyarakat tidak perlu datang ke kantor fisik, cukup menggunakan ponsel.
- Download aplikasi: Penerima dapat mengunduh aplikasi cek bansos melalui Play Store atau App Store. Pastikan aplikasi resmi dan terbaru.
- Login dan masukkan data: Gunakan NIK KTP dan nama lengkap sesuai dokumen kependudukan untuk login.
- Cek status penerima: Pilih menu untuk melihat status PKH atau BPNT. Aplikasi akan menampilkan apakah nama Anda termasuk penerima tahap 4 susulan.
- Aktifkan notifikasi: Gunakan fitur notifikasi agar menerima update pencairan secara otomatis.
- Lakukan verifikasi data: Pastikan data yang tercantum sesuai dokumen asli, jika ada ketidaksesuaian, segera laporkan melalui aplikasi atau kantor desa setempat.
Melalui aplikasi, penerima dapat memantau status kapan saja, meminimalkan risiko keterlambatan pencairan karena data yang tidak valid.
Penyebab Bansos BPNT dan PKH Belum Cair
Meski memenuhi syarat, beberapa penerima kadang mengalami keterlambatan pencairan.
Beberapa penyebab utama antara lain:
- Data tidak valid atau tidak lengkap: Ketidaksesuaian antara NIK KTP, KK, atau nama anggota keluarga dapat membuat sistem menolak pencairan.
- Belum melakukan verifikasi atau aktivasi rekening: Khusus BPNT, pencairan tidak dapat dilakukan tanpa aktivasi rekening atau e-wallet yang telah ditentukan.
- Terdaftar di program lain: Penerima yang sudah mendapatkan bantuan sejenis dari program pemerintah lain akan ditunda pencairannya.
- Kesalahan input data oleh petugas: Kadang perusahaan atau kantor desa belum memperbarui data ke sistem.
- Gangguan teknis sistem: Sistem online dapat mengalami gangguan sementara, sehingga pencairan tertunda meski data valid.
Mengetahui penyebab ini membantu penerima mengambil langkah cepat agar bantuan dapat dicairkan tepat waktu.
Solusi yang Ditawarkan
Jika status penerima belum cair, pemerintah menyediakan beberapa solusi agar bantuan dapat diterima tanpa hambatan:
- Periksa kembali data di aplikasi: Pastikan NIK, KK, dan nama keluarga sesuai dokumen resmi.
- Lakukan verifikasi ulang: Gunakan aplikasi cek bansos untuk memperbarui data, atau datangi kantor desa/lurah untuk konfirmasi.
- Aktivasi rekening/e-wallet: Bagi penerima BPNT, aktivasi rekening di bank penyalur wajib dilakukan sebelum dana dicairkan.
- Koordinasi dengan pendamping PKH atau petugas desa: Mereka dapat membantu memastikan data masuk ke sistem dan memproses pencairan.
- Pantau jadwal pencairan secara berkala: Aktivkan notifikasi di aplikasi agar tidak melewatkan tanggal pencairan.
Dengan langkah-langkah ini, keterlambatan dapat diminimalkan dan dana tahap 4 susulan diterima tepat waktu.
Kesimpulan
Penerima PKH dan BPNT tahap 4 susulan harus memahami syarat, mekanisme pengecekan, serta penyebab keterlambatan pencairan agar bantuan dapat diterima dengan lancar. Memanfaatkan aplikasi cek bansos resmi mempermudah pemantauan, verifikasi data, dan aktivasi notifikasi.
Pastikan data valid, dokumen lengkap, serta koordinasi dengan petugas desa atau pendamping PKH dilakukan agar bantuan tahap 4 diterima sesuai jadwal. Dengan cara ini, program PKH dan BPNT tetap tepat sasaran, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan menghindari hambatan pada proses pencairan.




