Awal tahun 2026 membawa kabar melegakan bagi sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 4 yang sempat tertahan di penghujung 2025 ternyata masih disalurkan secara susulan. Bahkan, sejumlah KPM sudah menerima saldo hingga Rp600.000 melalui rekening KKS Bank Mandiri dan BNI.
Namun, tidak semua penerima langsung merasakan pencairan. Lalu, siapa saja yang masih berpeluang cair, dan apa yang perlu dilakukan KPM? Berikut ulasan lengkapnya.
Perkembangan Terbaru PKH dan BPNT Susulan
Penyaluran PKH dan BPNT tahap 4 tidak berhenti di Desember 2025. Pemerintah memberi ruang pencairan lanjutan agar sisa alokasi bantuan benar-benar tersalurkan. Karena itu, Januari 2026 menjadi periode penting bagi KPM yang sebelumnya belum menerima haknya.
Proses ini tetap berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial, sehingga pencairan dilakukan secara bertahap dan berbasis data.
Kenapa Pencairan Masih Berlanjut di Januari?
Ada beberapa alasan utama mengapa bantuan baru cair di awal tahun:
- Penyelesaian administrasi akhir tahun anggaran
- Penyesuaian data penerima yang belum final
- Proses transfer bank yang tidak serentak
- Upaya memastikan kuota bansos 2025 terserap maksimal
Artinya, keterlambatan bukan berarti bantuan dibatalkan.
Nominal Bantuan yang Mulai Masuk ke KKS
Berdasarkan laporan lapangan, pencairan susulan sudah terlihat jelas di beberapa bank penyalur:
Bank Mandiri
- Saldo Rp600.000 (BPNT susulan) berhasil masuk
- Sebagian KPM juga menerima Rp400.000 tambahan sebagai penebalan bantuan
Bank BNI
- Saldo Rp600.000 masuk sekaligus untuk periode Oktober–Desember 2025
- Nominal tersebut menandakan bahwa termin akhir masih berjalan.
Membaca Status SIKS-NG dengan Benar
Banyak KPM panik karena status di SIKS-NG tertulis Belum SPM atau Belum SP2D. Padahal, status ini justru menunjukkan:
- Nama KPM masih tercatat sebagai penerima
- Proses pencairan belum selesai secara administrasi
- Dana belum ditransfer oleh bank penyalur
Status ini berbeda dengan exclude, yang menandakan penerima sudah dikeluarkan dari daftar.
Dampak Bagi KPM yang Belum Menerima
Bagi KPM yang belum menerima bantuan hingga kini:
- Masih ada peluang cair selama tidak berstatus exclude
- Tidak perlu mendaftar ulang
- Cukup menunggu jadwal transfer sesuai antrean bank
Kesabaran dan pemantauan rutin menjadi kunci di fase ini.
Langkah yang Sebaiknya Dilakukan KPM
Agar tidak kehilangan hak bantuan, KPM disarankan:
- Rutin mengecek saldo rekening KKS
- Memantau status bansos di kanal resmi Kemensos
- Berkoordinasi dengan pendamping sosial
- Tidak mudah percaya informasi nonresmi atau hoaks
Langkah ini dapat membantu memastikan bantuan benar-benar diterima. PKH dan BPNT tahap 4 belum sepenuhnya berakhir.
Pencairan susulan di Januari 2026 menjadi bukti bahwa pemerintah masih menyalurkan sisa bantuan bagi KPM yang memenuhi syarat. Selama status kepesertaan tetap aktif, peluang menerima saldo Rp600.000 masih terbuka.




