PKH dan BPNT: Cara Mudah Cek Status Penerima PKH dan BPNT 2025
Pemerintah kembali menyalurkan dua program bantuan sosial (bansos) utama untuk masyarakat berpenghasilan rendah, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penyaluran bansos ini dijadwalkan cair pada November 2025, sebagai bagian dari tahap keempat atau tahap terakhir penyaluran bansos di tahun 2025.
Untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima manfaat, masyarakat diimbau segera mengecek status penerimaan melalui ponsel tanpa perlu datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial.
Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT via HP
Agar bisa menerima bantuan, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Pengecekan status penerima PKH dan BPNT tahap 4 dapat dilakukan dengan dua cara mudah, yaitu melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau situs resmi Kemensos.
-
-
Lewat Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Berikut langkah-langkah pengecekan melalui aplikasi resmi:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Buka aplikasi, kemudian pilih menu “Cek Bansos.”
- Masukkan data diri sesuai KTP dan alamat domisili.
- Lakukan verifikasi keamanan sesuai instruksi di layar.
- Tekan tombol “Cari Data.”
- Jika Anda terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan status “YA” untuk jenis bantuan PKH dan/atau BPNT, dengan keterangan periode pencairan bertanda “OKT–DES 2025.”
-
-
Lewat Situs Resmi Kemensos
Selain aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan melalui browser ponsel dengan cara berikut:
- Buka situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Isi formulir sesuai nama dan alamat pada KTP.
- Masukkan kode captcha untuk verifikasi keamanan.
- Tekan tombol “Cari Data.”
- Sama seperti di aplikasi, hasil pencarian akan menampilkan keterangan “YA” jika Anda masih tercatat sebagai penerima PKH atau BPNT tahap 4 bulan November 2025.
Nominal Bansos PKH dan BPNT November 2025
Kementerian Sosial menetapkan besaran bantuan untuk masing-masing kategori penerima pada tahap keempat tahun 2025 sebagai berikut:
-
Program Keluarga Harapan (PKH):
- Ibu hamil/nifas & anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Siswa SD/sederajat: Rp225.000
- Siswa SMP/sederajat: Rp375.000
- Siswa SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia & penyandang disabilitas berat: Rp600.000
-
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT):
- Rp200.000 per bulan, namun pada tahap 4 dicairkan sekaligus untuk 3 bulan (Oktober–Desember 2025).
- Artinya, total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000.
BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok, seperti beras, telur, dan minyak goreng.
Jadwal Pencairan Bansos Tahap 4
Walaupun bantuan PKH dan BPNT dijadwalkan cair pada November 2025, tanggal pencairan tidak serentak di seluruh Indonesia.
Penyaluran dilakukan bertahap sejak Oktober hingga Desember 2025, tergantung pada kesiapan bank penyalur dan kantor pos di masing-masing daerah.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan rutin memantau status pencairan melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos agar tidak tertinggal jadwal pencairan.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 menjadi momen penting bagi masyarakat penerima manfaat untuk memastikan bantuan cair tepat waktu.
Dengan adanya fasilitas cek status penerima secara online melalui aplikasi atau situs Cek Bansos Kemensos, kini masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial.
Melalui program PKH dan BPNT, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional menjelang akhir tahun 2025.




