Pada tahun 2026, pemerintah kembali melakukan survei lapangan terhadap rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bagian dari pemutakhiran data bansos PKH dan BPNT.
Kunjungan petugas ini bertujuan memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh keluarga yang berhak.
Banyak KPM yang merasa cemas atau bingung saat petugas datang karena tidak mengetahui pertanyaan apa saja yang akan diajukan dan bagaimana cara menjawabnya dengan benar.
Padahal, survei ini bukan untuk mempersulit, melainkan untuk menyesuaikan kondisi riil keluarga dengan data yang tercatat dalam sistem.
Dengan memahami daftar pertanyaan yang umum diajukan serta cara menjawabnya secara jujur dan tepat, KPM dapat menghadapi survei dengan lebih tenang. Artikel ini akan membahas panduan lengkapnya agar proses survei berjalan lancar.
Jadwal Dan Kegiatan Survei
Mengacu pada informasi dari radarbogor.com, kunjungan petugas ke rumah KPM diperkirakan berlangsung pada 16 Januari hingga 26 Januari 2026. Selama periode tersebut, petugas akan melakukan dua kegiatan utama:
1. Pemotretan Kondisi Rumah
Petugas akan mengambil foto terbaru rumah KPM sebagai bagian dari pembaruan data. Dokumentasi ini digunakan untuk melihat kondisi tempat tinggal, lingkungan sekitar, serta kelayakan hunian penerima bantuan.
2. Wawancara Dengan KPM
Selain pemotretan, petugas juga akan melakukan wawancara langsung. Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga, pekerjaan, jumlah anggota rumah tangga, serta pemahaman KPM terhadap program PKH dan BPNT. Hasil wawancara menjadi unsur penting dalam proses verifikasi.
Daftar Pertanyaan yang Umumnya Diajukan Petugas
Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan saat survei antara lain:
- Jumlah anggota keluarga yang tinggal serumah
- Pekerjaan dan penghasilan kepala keluarga
- Kondisi rumah (kepemilikan, bahan bangunan, fasilitas)
- Kepemilikan aset tertentu
- Status pendidikan anak
- Penerimaan bantuan sosial lain
Cara Menjawab Agar Data Aman Dan Valid
Agar tidak terjadi masalah dalam proses verifikasi, KPM disarankan:
- Menjawab jujur sesuai kondisi sebenarnya
- Tidak melebihkan atau mengurangi fakta
- Menunjukkan kondisi rumah apa adanya
- Menyampaikan perubahan kondisi ekonomi jika ada
- Bertanya langsung kepada petugas jika ada hal yang tidak dipahami
Survei ini bukan untuk mencabut bantuan secara sepihak, melainkan untuk memastikan bantuan diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Apa Yang Harus Dilakukan Jika Tidak Dikunjungi?
Jika dalam periode survei rumah KPM tidak dikunjungi petugas, KPM tetap disarankan:
- Memastikan data kependudukan dan DTKS aktif
- Berkoordinasi dengan pendamping PKH atau aparat desa
- Rutin mengecek status bansos melalui situs resmi Kemensos
Kesimpulan
Survei rumah KPM PKH dan BPNT 2026 bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. Dengan menjawab pertanyaan petugas secara jujur dan apa adanya, KPM bisa menjalani proses survei dengan tenang dan menjaga hak bantuan tetap aman.
Sumber: https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2477068718/mulai-tanggal-segini-petugas-akan-survei-rumah-kpm-penerima-bansos-pkh-bpnt-2026-simak-daftar-pertanyaan-penting-dan-cara-jawabnya




