• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Perbedaan Tarawih 11 dan 23 Rakaat, Ini Penjelasan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama

Ahmad Rivaldi by Ahmad Rivaldi
20 Februari 2026
in Informasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Perbedaan Tarawih 11 dan 23 Rakaat, Ini Penjelasan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama

Perbedaan Tarawih 11 dan 23 Rakaat, Ini Penjelasan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama

Contents

  • Muhammadiyah Menetapkan 11 Rakaat
  • NU Mengamalkan 23 Rakaat
  • Perbedaan Metode Ijtihad
  • Kesimpulan
  • Sumber

Setiap bulan Ramadan, pembahasan mengenai jumlah rakaat salat tarawih kembali mencuat di tengah masyarakat. Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, memiliki praktik yang berbeda dalam pelaksanaannya. Meski demikian, keduanya sama-sama berlandaskan dalil yang kuat dalam tradisi fikih Islam.

Perbedaan ini sejatinya bukan persoalan benar atau salah, melainkan variasi ijtihad dalam memahami sumber hukum Islam.



Muhammadiyah Menetapkan 11 Rakaat

Muhammadiyah umumnya melaksanakan salat tarawih sebanyak 11 rakaat, yang terdiri dari 8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir. Pandangan ini merujuk pada hadis riwayat Aisyah r.a. dalam kitab sahih yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menunaikan salat malam lebih dari sebelas rakaat, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan.

Dalam perspektif Muhammadiyah, tarawih termasuk bagian dari qiyamul lail sehingga jumlah rakaatnya mengikuti praktik langsung Nabi Muhammad SAW. Pendekatan ini menitikberatkan pada dalil hadis sebagai rujukan utama.



NU Mengamalkan 23 Rakaat

Sementara itu, Nahdlatul Ulama menjalankan tarawih sebanyak 23 rakaat, yang terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir. Praktik ini bersandar pada kebijakan Khalifah Umar bin Khattab yang mengumpulkan umat Islam untuk melaksanakan tarawih berjamaah dengan jumlah tersebut.

Riwayat mengenai pelaksanaan 20 rakaat ini tercatat dalam berbagai literatur klasik dan diterima oleh mayoritas sahabat tanpa penolakan. NU juga berpijak pada anjuran untuk mengikuti sunnah Nabi dan Khulafaur Rasyidin, serta pendapat mayoritas ulama mazhab, terutama mazhab Syafi’i yang banyak dianut di Indonesia.



Perbedaan Metode Ijtihad

Perbedaan jumlah rakaat tarawih mencerminkan kekayaan khazanah pemikiran dalam Islam.

  • Muhammadiyah lebih menekankan praktik Nabi berdasarkan hadis sahih.
  • NU mempertimbangkan praktik sahabat dan tradisi mazhab yang berkembang dalam sejarah Islam.

Dalam ilmu fikih, perbedaan seperti ini termasuk wilayah khilafiyah, yakni perbedaan pendapat yang dibenarkan selama memiliki dasar dalil yang jelas.

Kesimpulan

Baik 11 rakaat maupun 23 rakaat, keduanya memiliki landasan argumentasi yang kuat dan telah lama dipraktikkan umat Islam di Indonesia. Perbedaan ini seharusnya menjadi sarana untuk memperkaya wawasan keislaman, bukan sumber perpecahan.

Dengan memahami latar belakang dan dalil masing-masing, umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih bijak serta tetap menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman praktik ibadah.



Sumber

https://sumut.suara.com/read/2026/02/20/140514/kenapa-jumlah-rakaat-salat-tarawih-muhammadiyah-dan-nu-berbeda-ini-penjelasan-lengkapnya

Tags: Muhammadiyah Menetapkan 11 RakaatNU Mengamalkan 23 RakaatPerbedaan Metode IjtihadPerbedaan Tarawih 11 dan 23 Rakaat Ini Penjelasan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama
Ahmad Rivaldi

Ahmad Rivaldi

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Bacaan Bilal Tarawih 11 Rakaat Lengkap Dengan Jawaban Makmum, Tersedia File PDF

Bacaan Bilal Tarawih 11 Rakaat Lengkap Dengan Jawaban Makmum, Tersedia File PDF

Bacaan Bilal Tarawih 11 Rakaat Lengkap Dengan Jawaban Makmum, Tersedia File PDF

Doa Berbuka Puasa Versi NU Lengkap dengan Arab, Latin dan Terjemahnya

Niat Sahur Puasa Ramadhan: Bacaan Arab, Latin dan Terjemahnya

Jadwal Buka Puasa Palembang: Magrib & Isya 20 Februari 2026

Jadwal Buka Puasa Palembang: Magrib & Isya 20 Februari 2026

Jadwal Buka Puasa Palembang: Magrib & Isya 20 Februari 2026

Niat Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid, Sebagai Imam dan Makmum

Niat Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid, Sebagai Imam dan Makmum

Niat Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid, Sebagai Imam dan Makmum

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial