Penerima Bansos Lansia: Syarat, Data DTKS, dan Proses Verifikasi
Kabar baik untuk para lanjut usia (lansia) di Indonesia, saat in menjadi salah satu target pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk lansia pada akhir 2025.
Program ini hadir untuk membantu kebutuhan dasar para lansia yang sudah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan sistem non-tunai agar lebih cepat dan tepat sasaran.
Bantuan Lansia, Bentuk Nyata Kepedulian Pemerintah
Program bansos lansia menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melindungi kelompok rentan ekonomi.
Bantuan ini menyasar lansia berusia 70 tahun ke atas yang hidup sendiri, tidak produktif, atau tidak memiliki penopang ekonomi.
Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan para lansia tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya seperti makanan, obat, hingga biaya hidup harian.
Syarat Menjadi Penerima Bansos Lansia
Agar bisa menerima bantuan, warga harus memenuhi beberapa ketentuan administratif dan kondisi sosial tertentu.
Berikut beberapa syarat utamanya:
- Berusia minimal 70 tahun.
- Tidak memiliki penghasilan tetap atau penanggung jawab keluarga.
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSen).
- Memiliki KTP dan Kartu Keluarga yang masih aktif.
- Tinggal di wilayah dengan kategori miskin atau rentan miskin.
Calon penerima yang memenuhi kriteria tersebut akan diverifikasi langsung oleh dinas sosial daerah sebelum ditetapkan sebagai penerima resmi.
Pentingnya Data DTSEN dalam Penyaluran Bantuan
DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) menjadi dasar utama pemerintah dalam menentukan penerima bansos.
Data ini diperbarui secara rutin oleh pemerintah daerah agar tetap valid dan akurat.
Dengan adanya DTSEN, penyaluran bantuan menjadi lebih efisien dan meminimalkan risiko penerima ganda atau tidak tepat sasaran.
Tahapan Verifikasi Sebelum Bantuan Cair
Sebelum bansos diterima, petugas sosial akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan keabsahan data penerima.
Proses ini mencakup pemeriksaan dokumen identitas, kondisi ekonomi, serta tempat tinggal lansia.
Setelah lolos verifikasi, bantuan akan disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau dibagikan langsung oleh petugas sosial.
Kesimpulan
Program bansos lansia menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat rentan, dan tentunya juga bentuk nyata dalam meningkatkan pereonomian masyarakat.
Dengan sistem DTSEN yang terintegrasi dan proses verifikasi yang ketat, penyaluran bantuan kini lebih tepat sasaran.
Pastikan data keluarga Anda terdaftar di DTSEN agar bantuan lansia bisa diterima sesuai jadwal, agar dapat melakukan pencairan dengan lancar.




