Pemerintah Salurkan BLT Kesra Rp900.000 ke 26,2 Juta Keluarga
Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban ekonomi masyarakat melalui program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra).
Kali ini, sebanyak Rp 900.000 disalurkan kepada 26,2 juta keluarga penerima manfaat, sebuah langkah konkret yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari jutaan warga.
Di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan, bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi simbol perhatian negara kepada rakyatnya. Dari pedesaan hingga perkotaan, dari ibu rumah tangga hingga pekerja harian, BLT Kesra hadir sebagai angin segar yang meringankan tekanan biaya hidup.
Setiap rupiah yang disalurkan, membuka peluang baru untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan anak, hingga kesehatan keluarga. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya merancang kebijakan, tetapi juga hadir di momen yang paling dirasakan masyarakat.
Dengan BLT Kesra, kesejahteraan rakyat bukan sekadar janji, melainkan aksi nyata yang membumi.
Penyaluran dan Penerima 26,2 Juta Keluarga Sudah Cair
Pemerintah menargetkan total penerima BLT Kesra sebanyak ≈ 35 juta keluarga. Per 3 Desember 2025, penyaluran telah mencapai 26,2 juta KPM, atau sekitar 75% dari target.
Penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama:
- Bank milik negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri untuk sebagian KPM.
- PT Pos Indonesia untuk keluarga lainnya, terutama jika belum terjangkau rekening bank.
Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran selesai sebelum akhir Desember 2025.
Menurut pernyataan resmi pihak terkait, alokasi dana untuk BLT Kesra dialihkan dari efisiensi belanja pemerintah — menjadikannya sumber dana bansos tambahan tanpa pembengkakan anggaran.
Siapa yang Berhak Mendapatkan Bantuan
- Keluarga masuk dalam DTSEN dengan status desil 1–4 (sangat miskin, miskin, hampir miskin, atau pas‑pasan)
- Terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi, sesuai data pemerintah.
- Bukan hanya penerima bantuan reguler. BLT Kesra adalah tambahan untuk memperkuat kesejahteraan di akhir tahun.
Program ini diharapkan menjangkau hingga sekitar 140 juta jiwa — jika diasumsikan satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak.
Kesimpulan
BLT Kesra Rp 900.000 merupakan wujud nyata sambutan pemerintah terhadap tekanan ekonomi menjelang akhir tahun, dengan fokus pada keluarga kurang mampu. Penyaluran 26,2 juta dari target 35 juta keluarga menunjukkan komitmen serius dalam memastikan bantuan cepat tersalur.




