Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) 2026 menjadi harapan banyak keluarga untuk mendapatkan bantuan pangan secara tepat sasaran.
Namun, masih banyak keluarga yang belum terdaftar dan merasa bingung bagaimana cara mengakses program ini.
Jika Anda salah satunya, jangan khawatir! Panduan ini hadir untuk membantu Anda memahami langkah-langkah pendaftaran BPNT dengan mudah dan praktis, mulai dari persyaratan yang dibutuhkan hingga proses pengajuan yang benar.
Dengan informasi yang tepat, keluarga Anda bisa segera menikmati manfaat BPNT tanpa kesulitan.
Artikel ini akan membahas semua yang perlu diketahui agar proses pendaftaran berjalan lancar, cepat, dan tanpa kebingungan, sehingga Anda bisa fokus pada hal terpenting: memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi.
Apa Itu BPNT Dan Siapa Yang Berhak Menerima?
BPNT adalah program bantuan sosial yang menggantikan bantuan sembako tunai, dengan cara transfer langsung ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui kartu elektronik.
Keluarga yang berhak menerima BPNT biasanya adalah keluarga yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), yaitu keluarga kurang mampu atau rentan miskin. Bantuan ini bertujuan untuk memastikan keluarga dapat membeli bahan pangan pokok seperti beras, telur, daging, dan sayuran sesuai kebutuhan sehari-hari.
Syarat Pendaftaran BPNT 2026
Sebelum mendaftar, pastikan keluarga Anda memenuhi persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercatat di data kependudukan.
- Keluarga kurang mampu atau rentan miskin, yang belum mendapatkan bantuan lain dari pemerintah untuk kebutuhan pangan.
- Belum terdaftar sebagai penerima BPNT sebelumnya.
Persyaratan ini sangat penting karena akan memudahkan petugas dalam proses verifikasi data keluarga.
Langkah-Langkah Pendaftaran BPNT 2026
Berikut langkah-langkah mudah untuk mendaftar BPNT 2026 bagi keluarga yang belum terdaftar:
1. Cek Data DTKS
Langkah pertama adalah memastikan keluarga Anda belum terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini dapat dicek melalui kantor Dinas Sosial setempat atau melalui website resmi Kemensos. Jika nama keluarga Anda tidak ada, lanjutkan ke langkah berikutnya.
2. Siapkan Dokumen Pendukung
Pastikan dokumen berikut lengkap sebelum mendaftar:
- Kartu Keluarga (KK)
- KTP kepala keluarga
- Surat keterangan tidak mampu (jika ada)
Dokumen ini akan membantu proses verifikasi menjadi lebih cepat.
3. Ajukan Pendaftaran ke Kantor Desa atau Kecamatan
Kunjungi kantor desa atau kecamatan setempat dan sampaikan niat untuk mendaftar BPNT. Petugas akan memberikan formulir pendaftaran dan membantu mengisi data keluarga. Pastikan semua informasi diisi dengan benar.
4. Proses Verifikasi
Setelah data diajukan, pihak Dinas Sosial akan memverifikasi kelayakan keluarga. Verifikasi ini dapat dilakukan melalui kunjungan rumah atau pengecekan data administrasi.
5. Menunggu Pengumuman
Jika keluarga Anda lolos verifikasi, nama akan dimasukkan ke dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Keluarga akan mendapatkan kartu elektronik BPNT dan informasi mengenai e-warung tempat membeli bahan pangan.
Tips Agar Pendaftaran BPNT Lancar
- Selalu pastikan data KTP dan KK sudah sinkron dengan Dukcapil.
- Lengkapi dokumen pendukung agar proses verifikasi cepat.
- Rajin menanyakan progres pendaftaran ke petugas desa atau Dinas Sosial.
- Simpan bukti pengajuan sebagai referensi jika ada kendala.
Kesimpulan
Daftar BPNT 2026 mudah dan cepat! Dengan langkah yang tepat, keluarga Anda bisa segera mendapatkan bantuan pangan yang berguna. Segera ajukan dan pastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.




