Memasuki periode pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 1 Maret 2026, banyak masyarakat mulai mencari cara paling mudah untuk memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Kedua program ini menjadi salah satu sumber bantuan pemerintah yang rutin dinantikan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi rentan. Pemerintah menyediakan dua cara mudah dalam pengecekannya, yaitu melalui website cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi cek bansos. Untuk mengetahui langkah langkah dalam pengecekannya, simak pembahasan berikut ini.
Cara Praktis Mengecek PKH dan BPNT Melalui HP
Saat ini, pengecekan bansos sudah bisa dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos. Berikut ini langkah langkahnya:
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Download aplikasi Cek Bansos di Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Buka aplikasi dan lakukan registrasi menggunakan nomor handphone aktif
- Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim via SMS
- Login ke aplikasi dengan akun yang sudah dibuat
- Pilih menu “Cek Bansos” di dashboard
- Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai KTP
- Pilih lokasi domisili (provinsi, kota, kecamatan, kelurahan)
- Tekan tombol “Cek” untuk melihat hasil
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan usulan sebagai calon penerima bansos jika memenuhi kriteria.
Cek Melalui Web cekbansos.kemensos.go.id
- Akses laman pencarian di cekbansos.kemensos.go.id via peramban
- Masukkan deret angka NIK sesuai data KTP.
- Ketik huruf kode keamanan yang tampil pada layar. Warga bisa menekan ikon penyegar (refresh) apabila kode tidak terbaca.
- Tekan tombol bertuliskan ‘CARI DATA’.
- Sistem akan menampilkan rincian nama, kelompok desil, beserta status penetapan penerima kemensos bansos.
Jadwal dan Mekanisme Pencairan PKH dan BPNT Maret 2026
Untuk periode Maret 2026, bantuan PKH dan BPNT kembali disalurkan sebagai bagian dari pencairan tahap pertama tahun ini. Berikut adalah rincian tahapan penyaluran bansos :
- Tahap 1: Januari–Maret 2026
- Tahap 2: April–Juni 2026
- Tahap 3: Juli–September 2026
- Tahap 4: Oktober–Desember 2026
PKH diberikan kepada kategori keluarga yang memenuhi syarat seperti ibu hamil, balita, lansia, dan penyandang disabilitas. Rinciannya sebagai berikut :
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
- Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap).
Dilansir dari laman detik.com, untuk BPNT, nilai bantuan ditetapkan sebesar Rp200.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulan, yang penyalurannya dapat dilakukan secara tunai maupun nontunai melalui bank atau kantor pos, menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah dan kemampuan keuangan negara.
Dengan adanya layanan pengecekan online yang semakin mudah, masyarakat kini bisa mendapatkan kepastian terkait bantuan PKH dan BPNT langsung dari ponsel, tanpa proses yang rumit. Panduan ini diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat untuk lebih memahami cara kerja sistem bansos serta memastikan bantuan dapat dimanfaatkan dengan maksimal.
Sumber referensi
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8416489/cara-cek-bansos-kemensos-pkh-bpnt-maret-2026-yang-belum-cair-ini-linknya




