Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Selain puasa, terdapat amalan sunnah yang sangat dianjurkan dan hanya hadir di bulan suci ini, yakni shalat Tarawih.
Meski lazim dikerjakan berjamaah di masjid, shalat Tarawih tetap sah dan bernilai pahala besar apabila dilaksanakan sendiri di rumah, terutama bagi yang memiliki uzur tertentu.
Berikut panduan tata cara shalat tarawih sendiri beserta niatnya dikutip dari laman Bank Muamalat.
Makna dan Kedudukan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih termasuk dalam rangkaian qiyamul lail yang dikerjakan khusus pada malam-malam Ramadan. Ibadah ini memiliki keutamaan besar karena menjadi sarana penghapus dosa dan penguat keimanan.
Keistimewaan shalat malam di bulan Ramadan ditegaskan dalam hadis berikut:
“Barang siapa yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa siapa pun yang mengerjakan Tarawih, baik berjamaah maupun sendiri, tetap memiliki peluang memperoleh ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Alasan Shalat Tarawih Dilakukan Sendiri
Tidak semua orang dapat selalu menghadiri shalat Tarawih berjamaah di masjid. Kondisi kesehatan, pekerjaan, atau keterbatasan lainnya sering menjadi alasan.
Melaksanakan Tarawih di rumah tetap dibenarkan dalam syariat, selama dilakukan sesuai tuntunan dan dengan niat yang ikhlas.
Niat Shalat Tarawih Sendiri di Rumah
Niat shalat Tarawih cukup dihadirkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut niat shalat Tarawih sendiri yang dikutip dari NU Online:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala.”
Tata Cara Shalat Tarawih di Rumah
Pelaksanaan shalat Tarawih secara individu pada dasarnya sama dengan shalat sunnah lainnya. Perbedaannya terletak pada waktu dan jumlah rakaat.
Persiapan Sebelum Shalat
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai:
- Berwudhu dengan sempurna
- Mengenakan pakaian bersih dan menutup aurat
- Menentukan tempat yang tenang dan menghadap kiblat
Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
Shalat Tarawih dapat dikerjakan sesuai kemampuan, dengan pilihan:
- 8 rakaat, salam setiap 2 rakaat
- 20 rakaat, salam setiap 2 rakaat
Keduanya memiliki dasar dan boleh dipilih sesuai kondisi masing-masing.
Urutan Pelaksanaan Shalat
Langkah-langkah shalat Tarawih sendiri di rumah:
- Takbiratul ihram dan niat di dalam hati
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat pendek
- Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud
- Mengulang hingga dua rakaat
- Tasyahud akhir dan salam
Setelah salam, shalat dilanjutkan kembali hingga jumlah rakaat yang diinginkan terpenuhi.
Menyempurnakan Tarawih dengan Shalat Witir
Usai shalat Tarawih, dianjurkan menutupnya dengan shalat Witir. Shalat ini dapat dikerjakan:
- 1 rakaat
- 3 rakaat
- 5 rakaat atau lebih dengan bilangan ganjil
Witir menjadi penutup shalat malam dan memiliki keutamaan tersendiri.
Penutup
Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Jika tidak memungkinkan berjamaah di masjid, melaksanakannya sendiri di rumah tetap bernilai pahala besar.
Dengan niat yang benar, tata cara yang sesuai, dan kekhusyukan hati, shalat Tarawih dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah serta menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah.
Semoga setiap langkah ibadah kita diterima dan diberkahi. Aamiin.
Sumber Referensi
https://www.bankmuamalat.co.id/index.php/artikel/niat-dan-tata-cara-shalat-tarawih-sendiri-di-rumah1




