Pemerintah terus mempermudah akses informasi bantuan sosial bagi masyarakat.
Salah satu kemudahan yang bisa dirasakan saat ini yaitu layanan pengecekan status Program Keluarga Harapan melalui ponsel.
Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa atau dinas sosial hanya untuk memastikan apakah terdaftar sebagai penerima bantuan.
Cukup menggunakan ponsel dan jaringan internet, informasi dapat diakses dengan cepat dan mudah.
Dilansir dari laman dinsos.banjarmasinkota.go.id , program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.
Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH.
Agar penyaluran bantuan tepat sasaran, pemerintah mencatat seluruh penerima melalui sistem data resmi yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Manfaat Mengecek Status PKH Lewat Ponsel
Pengecekan status PKH melalui ponsel memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
Cara ini membantu masyarakat mengetahui status kepesertaan secara mandiri tanpa bergantung pada informasi dari pihak lain.
Selain itu, layanan ini juga menghemat waktu dan biaya karena tidak memerlukan perjalanan ke kantor pemerintahan.
Dengan mengecek secara langsung di situs resmi, masyarakat dapat memastikan informasi yang diterima benar dan terpercaya.
Cara ini juga mengurangi risiko kesalahan informasi yang sering muncul dari sumber tidak resmi.
Cara Cek Status PKH Melalui Ponsel
Pemerintah menyediakan layanan pengecekan bansos melalui situs resmi Kementerian Sosial.
Layanan ini dapat diakses menggunakan browser di ponsel apa pun.
Langkah pertama, masyarakat membuka situs resmi cek bansos milik Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Setelah halaman terbuka, masyarakat memilih wilayah tempat tinggal mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan sesuai data kependudukan.
Selanjutnya, masyarakat mengetikkan nama lengkap sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
Setelah itu, sistem meminta pengisian kode keamanan yang muncul di layar.
Jika semua data sudah terisi dengan benar, masyarakat menekan tombol pencarian dan menunggu hasil yang ditampilkan oleh sistem.
Informasi yang muncul akan menunjukkan status kepesertaan PKH dan keterangan bantuan sosial yang diterima.
Alasan Status PKH Tidak Muncul
Jika nama tidak muncul dalam hasil pencarian, ada beberapa kemungkinan penyebab.
Salah satunya karena data keluarga belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Penyebab lainnya berasal dari kondisi ekonomi keluarga yang masih berada di luar kriteria penerima bantuan.
Data kependudukan yang belum diperbarui juga dapat memengaruhi hasil pengecekan.
Perubahan alamat, status pekerjaan, atau kondisi keluarga yang belum tercatat bisa membuat sistem belum menampilkan status bantuan.
Langkah yang Bisa Dilakukan Jika Belum Terdaftar
Masyarakat yang belum terdaftar dapat mengajukan pembaruan data melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang dikelola Kementerian Sosial.
Selain itu, masyarakat juga bisa menyampaikan laporan kepada aparat desa atau kelurahan setempat agar data kesejahteraan diverifikasi dan diperbarui sesuai kondisi terkini.
Pemerintah secara rutin melakukan pemutakhiran data agar bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar benar membutuhkan.
Pentingnya Pengecekan PKH Secara Mandiri
Pengecekan status PKH secara mandiri membantu masyarakat memahami hak dan posisi mereka dalam sistem bantuan sosial.
Cara ini juga mendukung transparansi penyaluran bantuan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga akurasi data kesejahteraan.
Dengan memanfaatkan layanan digital resmi, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat, aman, dan terpercaya.
Sumber referensi :
https://dinsos.banjarmasinkota.go.id/p/pkh-program-keluarga-harapan.html




