Salah satu indikator penting yang digunakan untuk menentukan kelayakan penerima bantuan adalah status desil kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Banyak masyarakat mulai mencari tahu posisi desil mereka karena status ini berpengaruh langsung terhadap peluang menerima berbagai program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan iuran jaminan kesehatan. Kini, masyarakat dapat mengecek status desil secara mandiri melalui layanan resmi pemerintah, baik melalui situs web maupun aplikasi resmi. Dengan memahami posisi desil, warga dapat mengetahui apakah rumah tangga mereka termasuk kelompok yang berhak menerima bantuan sosial pada Maret 2026.
Apa Itu Desil dalam Data Bansos Pemerintah?
Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Sistem ini membagi penduduk ke dalam 10 kelompok, mulai dari yang paling miskin hingga yang paling sejahtera.
Secara umum pembagian desil adalah sebagai berikut:
- Desil 1: Sangat miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan (Ditengah)
- Desil 6–10: Menengah hingga mampu
Dalam kebijakan bantuan sosial, rumah tangga yang berada di desil 1 hingga desil 4 biasanya menjadi prioritas utama penerima bansos, sedangkan desil 5 masih berpeluang menerima beberapa program tertentu. Dan jika sebuah keluarga berada pada desil 6 ke atas, maka peluang menerima bansos biasanya lebih kecil karena dianggap memiliki kondisi ekonomi lebih baik.
Peran DTSEN dalam Penyaluran Bantuan Sosial
Dilansir dari laman detik.com saat ini pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama dalam menentukan penerima bantuan sosial. Data ini merupakan integrasi dari berbagai sumber, termasuk Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), serta data kependudukan dari Dukcapil. Penggunaan DTSEN bertujuan agar penyaluran bantuan menjadi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran. Setiap rumah tangga akan dipetakan berdasarkan kondisi sosial ekonomi, lalu ditempatkan dalam kategori desil tertentu. Sistem ini juga membantu pemerintah memprioritaskan bantuan kepada kelompok yang paling membutuhkan, terutama masyarakat yang berada di desil terendah.
Cara Cek Desil Bansos Secara Online
Masyarakat dapat mengecek status desil dan peluang penerimaan bansos melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah.
Cek Melalui Website Resmi Kemensos
Adapun langkah-langkah melakukan pengecekan bansos via website resmi kemensos sebagai berikut:
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos.
- Masukkan Nomor NIK lengkap sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data.
Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan status penerima bantuan serta jenis bantuan yang pernah atau sedang diterima.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui Aplikasi Cek Bansos yang disediakan Kementerian Sosial.
Langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buat akun menggunakan NIK, nomor KK, email, dan nomor telepon.
- Unggah foto KTP serta selfie dengan KTP.
- Login ke aplikasi.
- Pilih menu Cek Bansos untuk melihat status bantuan dan data kesejahteraan.
Aplikasi ini juga memiliki fitur Usul dan Sanggah, yang memungkinkan masyarakat mengajukan perubahan data jika merasa statusnya tidak sesuai.
Jenis Bansos yang Dipengaruhi Status Desil
Beberapa program bantuan sosial yang penyalurannya mempertimbangkan kategori desil antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
Program bantuan bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dengan komponen seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas. - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Program Sembako
Bantuan berupa saldo untuk membeli kebutuhan pangan pokok melalui e-warong. - Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Bantuan pemerintah untuk membayar iuran jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu.
Sebagian besar program tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang berada di desil 1 sampai desil 5 dalam sistem DTSEN.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Desil Tidak Sesuai?
Jika masyarakat merasa status kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Mengajukan usulan perbaikan data melalui aplikasi Cek Bansos
- Melapor ke kantor desa atau kelurahan
- Menghubungi pendamping sosial atau dinas sosial setempat
Petugas biasanya akan melakukan proses verifikasi dan validasi lapangan sebelum memperbarui data dalam sistem DTSEN.
Kesimpulan
Status desil menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kelayakan penerima bantuan sosial pada tahun 2026. Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok kesejahteraan berdasarkan data yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Untuk mengetahui apakah berpeluang menerima bansos Maret 2026, masyarakat dapat mengecek statusnya secara mandiri melalui situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Dengan memahami posisi desil dan melakukan pengecekan secara berkala, masyarakat dapat mengetahui status bantuan secara lebih transparan serta memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.
Sumber
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8343522/apa-itu-desil-dtsen-ini-cara-cek-dan-mengubahnya-untuk-penerima-bansos-2026




