Panduan Cek Desil Bansos: Akurat, Mudah, dan Lewat HP
Desil menjadi acuan penting dalam penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Indonesia. Pemerintah memakai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, kemudian menyalurkannya sesuai prioritas.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 1–4 masuk kategori prioritas penerima berbagai bansos, termasuk BLT Kesra Rp 900.000 pada periode terkini.
Karena itu, memahami cara mengecek desil secara mandiri menjadi langkah penting agar masyarakat mengetahui apakah mereka layak menerima bantuan.
Apa Itu Desil?
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat ke dalam sepuluh tingkatan berdasarkan kondisi ekonomi, mulai dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling sejahtera).
Dalam mekanisme penyaluran bansos, desil berfungsi menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan berdasarkan tingkat kerentanan ekonomi.
- Desil 1 menggambarkan rumah tangga termiskin dan paling rentan.
- Desil 2 menunjukkan kondisi miskin.
- Desil 3 mencerminkan kelompok hampir miskin.
- Desil 4 menunjukkan kelompok yang rentan miskin.
Dengan pembagian ini, pemerintah bisa menargetkan bantuan secara lebih tepat dan mengurangi risiko salah sasaran. Sistem desil juga mendorong transparansi dan akurasi dalam proses penyaluran program kesejahteraan.
Efek Desil pada Bansos
Posisi seseorang di dalam desil sangat menentukan peluang untuk menerima bansos. Program seperti BLT Kesra Rp 900.000, PKH, maupun BPNT biasanya memprioritaskan KPM yang berada di desil 1–4.
Masyarakat yang masuk dalam kelompok ini dianggap perlu mendapatkan dukungan langsung akibat kondisi ekonomi yang lemah. Walau begitu, berada di desil 1–4 tidak selalu menjamin bantuan langsung cair.
Beberapa faktor seperti validasi data, kecocokan NIK, atau kendala teknis pencairan bisa mempengaruhi hasil. Itu sebabnya, warga dianjurkan untuk rutin mengecek statusnya melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos agar dapat mengetahui apakah bantuan sudah disetujui dan siap dicairkan.
Cara Cek Desil Melalui Aplikasi (Lewat HP)
Pengecekan status desil dan bansos kini semakin mudah dengan menggunakan aplikasi resmi Kemensos, “Cek Bansos”, yang tersedia di Play Store dan App Store. Berikut langkah-langkah lengkapnya:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dan buka setelah terpasang.
- Pilih menu “Cek Bansos” di halaman utama.
- Masukkan data wilayah tempat tinggal, mulai dari provinsi hingga nama desa.
- Ketik nama lengkap sesuai KTP agar pencarian valid.
- Jawab pertanyaan verifikasi yang muncul untuk memastikan identitas pengguna.
- Tekan tombol “Cari Data” untuk melihat hasil.
Jika kamu terdaftar sebagai penerima, aplikasi akan menampilkan jenis bantuan yang diterima, status pencairan, serta periode penyaluran. Jika tidak terdaftar, akan muncul pemberitahuan bahwa nama belum tersedia di data KPM.
Cara Cek Desil Melalui Website Resmi Kemensos
Selain aplikasi, pemerintah menyediakan opsi pengecekan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id, yang bisa diakses melalui ponsel maupun komputer. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:
- Buka browser dan kunjungi cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data domisili lengkap dari provinsi hingga desa.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Isi captcha yang tertera; gunakan tombol refresh jika kode kurang jelas.
- Tekan “Cari Data” dan tunggu proses pencarian selesai.
Jika namamu terdaftar, sistem akan menampilkan detail bansos yang diterima. Jika tidak muncul, berarti data belum masuk dalam daftar KPM periode tersebut. Pengecekan bisa dilakukan berulang karena pembaruan data biasanya dilakukan secara berkala.
Kesimpulan
Desil menjadi penentu utama dalam penyaluran bantuan sosial oleh pemerintah, terutama bagi kelompok rentan di desil 1–4. Dengan memahami posisi desil dan cara mengeceknya, masyarakat bisa mengetahui secara mandiri apakah mereka layak menerima bansos seperti BLT Kesra, PKH, atau BPNT.
Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi “Cek Bansos” dan situs resmi Kemensos langsung dari HP. Karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau status desil agar tidak ketinggalan informasi terkait pencairan bantuan.




