Panduan Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, Beras, sampai PBI-JK
Panduan Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, Beras, sampai PBI-JK. Pemerintah melalui kementerian sosial, melanjutkan program bantuan sosial reguler pada tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.
Beberapa program bantuan yang akan disalurkan pada 2026 mencakup Program Keluarga Harapan (PKH 2026), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT 2026), bantuan beras, serta Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan (PBI-JK).
Masyarakat bisa dengan mudah memeriksa status bantuan sosial melalui situs Cek Bansos Kemensos go id 2026 terbaru hari ini untuk mengetahui apakah nama mereka terdaftar sebagai penerima.
Pengecekan dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos yang bisa diunduh di ponsel.
Jenis dan jumlah bantuan sosial yang akan disalurkan pada 2026 berdasar pada pola tahun sebelumnya, di mana Kemensos akan memberikan beberapa jenis bantuan utama dengan rincian sebagai berikut:
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT 2026/Sembako) diberikan sebesar Rp 200.000 setiap bulan atau Rp 600.000 untuk satu periode penyaluran.
- Program Keluarga Harapan (PKH 2026) akan disesuaikan dengan kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM), termasuk ibu hamil, anak balita, pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.
- Bantuan beras Setiap KPM akan menerima 20 kilogram beras. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui perbankan Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, serta BTN, atau melalui kantor pos di lokasi tertentu.
- PBI-JK memiliki iuran sebesar Rp 42. 000 per orang per bulan yang akan dibayarkan langsung kepada BPJS Kesehatan.
Cara untuk memeriksa penerima bantuan sosial 2026 secara daring
Untuk masyarakat yang ingin memastikan status bantuan yang diterima, berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek bansos Kemensos 2026 yang dapat dilakukan dengan cepat.
Cek bansos kemensos go id 2026 terbaru hari ini melalui aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos dari Play Store atau App Store
- Buka aplikasi, pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, serta nama lengkap
- Masukkan kode verifikasi (captcha)
- Klik “Cari Data”
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, hasil cek bansos akan menampilkan jenis bantuan seperti PKH 2026 atau BPNT 2026 beserta status pencairannya.
Cek bansos melalui situs cekbansos.kemensos.go.id
- Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah dan nama penerima sesuai KTP
- Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Hasil pencarian akan segera ditampilkan.
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, informasi yang akan muncul mencakup nama, usia, jenis bantuan yang diterima, serta periode pencairannya.
Jadwal pencairan bantuan sosial 2026
Penyaluran bantuan sosial 2026 akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun. Mengacu pada skema penyaluran tahun lalu, bantuan akan disalurkan setiap triwulan sebagai berikut:
- Tahap 1 (Triwulan I): Januari-Maret
- Tahap 2 (Triwulan II): April-Juni
- Tahap 3 (Triwulan III): Juli-September
- Tahap 4 (Triwulan IV): Oktober-Desember
Jadwal pencairan mungkin bervariasi di masing-masing daerah, tergantung pada kesiapan data penerima dan mekanisme distribusi di wilayah tersebut.
Masyarakat disarankan untuk secara rutin memeriksa bansos kemensos go id 2026 terbaru hari ini, lewat aplikasi maupun situs resmi, agar tetap terinformasi tentang pencairan.
Jika bantuan belum diterima atau data tidak muncul, penerima dapat menghubungi pendamping sosial atau aparat kelurahan/desa setempat.
Sebagai informasi, Kemensos kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan sosial, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Oleh sebab itu, kecocokan data dengan KTP menjadi hal yang krusial agar bantuan dapat disalurkan dengan tepat.
Ini adalah cara untuk memeriksa penerima bansos 2026 melalui internet.
Pastikan informasi yang dimasukkan benar dan sesuai dengan KTP agar hasil pemeriksaan bansos akurat dan bantuan bisa segera diterima.
Sumber : kompas.com




