Shalat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dinantikan umat Islam selama bulan Ramadhan.
Ibadah ini dikerjakan pada malam hari setelah shalat Isya dan menjadi bagian dari rangkaian amalan yang menghidupkan suasana Ramadhan.
Agar ibadah sah dan bernilai pahala, setiap muslim perlu memahami niat shalat tarawih beserta dalil dan tata cara pelaksanaannya.
Simak pembahasannya.
Bacaan Niat Shalat Tarawih
Niat shalat tarawih pada dasarnya cukup dihadirkan di dalam hati. Namun, banyak umat Islam melafalkannya untuk membantu memantapkan niat.
Berikut bacaan niat shalat tarawih dua rakaat.
Lafal niat shalat tarawih sebagai imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya,
“Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah swt.”
Lafal niat shalat tarawih sebagai makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah swt.”
Hadits tentang Shalat Tarawih
Shalat tarawih memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah.
Dalam sebuah hadits Rasulullah saw riwayat at-Tirmdzi, Ibnu Majah dan an-Nasa’i:
مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ، كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
Artinya,
“Barang siapa shalat Tarawih bersama imam sampai selesai, maka untuknya dicatat seperti beribadah semalam.”
Hadits tersebut menunjukkan besarnya keutamaan shalat tarawih sebagai sarana meraih ampunan Allah SWT.
Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid, kemudian melanjutkannya di rumah.
Para sahabat setelah beliau juga meneruskan tradisi shalat tarawih berjamaah, yang kemudian menjadi amalan umum umat Islam hingga sekarang.
Tata Cara dan Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
Dilansir dari laman zalora.co.id, berikut tata cara shalat tarawih 11 rakaat.
Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat
- Membaca niat shalat tarawih ketika takbiratul ihram.
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram.
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca salah satu surat pendek Al-Quran.
- Rukuk.
- Itidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
Salam pada rakaat kedua. - Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat tarawih.
- Ulangi langkah-langkah diatas hingga 8 rakaat dengan 4 salam, kemudian dilanjutkan shalat witir 3 rakaat.
Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
Shalat tarawih dikerjakan setelah shalat Isya hingga sebelum waktu Subuh.
Ibadah ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid, meski boleh juga dikerjakan sendiri di rumah.
Kesimpulan
Dengan memahami niat, dalil, dan tata cara shalat tarawih, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih yakin dan khusyuk.
Shalat tarawih bukan hanya rutinitas Ramadhan, tetapi juga kesempatan besar untuk meningkatkan keimanan dan meraih pahala yang berlimpah.
Sumber referensi
https://www.zalora.co.id/blog/fashion/muslimwear/tata-cara-shalat-tarawih-lengkap-beserta-niat/




