Bulan Ramadhan selalu menjadi bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam setiap tahunnya. Menjelang Ramadhan tahun 2026 ini, banyak umat Islam yang bertanya-tanya terkait apakah perlu mandi wajib sebelum memulai puasa Ramadhan?
Dikutip dari detikcom, tradisi mandi atau keramas sebelum puasa Ramadhan di malam terakhir bulan Sya’ban masih dilakukan di sejumlah daerah hingga kini.
Secara fikih, mandi wajib sebelum puasa Ramadhan tidak menjadi kewajiban kecuali seseorang dalam keadaan hadas besar. Nabi Muhammad SAW juga tidak memiliki tuntutan khusus terkait mandi sebelum puasa Ramadhan.
Namun, bagi seseorang yang ingin menjalankan tradisi mandi sebelum puasa Ramadhan, Anda tetap dapat melakukannya melalui tata cara berikut:
Baca juga: Bacaan Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan 2026: Tulisan Arab, Latin, serta Terjemahannya
Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan Lengkap dengan Tata Cara dan Doanya
Apabila Anda ingin mandi sebelum puasa Ramadhan bukan karena hadas besar, Anda bisa membaca niat berikut sebelum mandi sebagaimana dikutip dari detikcom:
نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ اللَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu ada’al ghuslil masnuuni lii fii hadzihil lailati min ramadhaana lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.”
Niat dibaca dalam hati bersamaan saat pertama kali membasuhkan air ke tubuh.
Tata Cara Mandi Sebelum Puasa Ramadhan 2026
Tata cara mandi sebelum puasa Ramadhan 2026 pada dasarnya sama dengan mandi wajib. Adapun urutan mandinya yaitu:
- Membaca niat mandi sebelum puasa Ramadhan.
- Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
- Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis dengan tangan kiri.
- Berwudhu seperti hendak salat.
- Mengguyurkan air ke kepala sebanyak tiga kali sambil menyela pangkal rambut agar air merata.
- Mengguyurkan air ke seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, kemudian sisi kiri.
- Memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk lipatan kulit.
- Setelah selesai, dianjurkan membaca doa sebagaimana doa setelah wudhu.
Doa Sesudah Mandi
Apabila Anda telah selesai mandi, maka Anda dapat membaca doa berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Arab latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina
Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri.”
Kesimpulan
Mandi sebelum puasa Ramadhan bukanlah kewajiban kecuali dalam keadaan hadas besar. Namun, tradisi ini dapat menjadi bentuk persiapan diri, baik secara fisik maupun spiritual, untuk menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan niat yang tulus. Semoga Ramadhan 2026 membawa keberkahan dan meningkatkan kualitas ibadah kita.
Sumber
https://www.detik.com/bali/berita/d-8359835/niat-mandi-wajib-sebelum-puasa-ramadhan-tata-cara-hukum-dan-doa-setelahnya




