Saat mengecek bantuan sosial lewat aplikasi resmi, sebagian warga mendapati keterangan “Belum Terdaftar DTSEN”. Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran karena DTSEN kini menjadi pintu utama untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Namun, status tersebut bukan akhir dari segalanya. Pemerintah justru membuka ruang bagi masyarakat untuk mengoreksi dan memperbarui data, baik secara mandiri lewat aplikasi maupun melalui jalur administrasi di tingkat desa.
DTSEN Jadi Kunci Seluruh Bansos, Ini Penjelasannya
DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional merupakan basis data nasional yang digunakan untuk menyeleksi penerima bansos dan program perlindungan sosial. Sistem ini dikelola oleh Kementerian Sosial agar pemerintah memiliki satu data terpadu yang lebih akurat.
Berbeda dengan data lama yang berdiri sendiri, DTSEN menyatukan berbagai sumber data agar penyaluran bantuan tidak tumpang tindih dan lebih tepat sasaran.
Data Apa Saja yang Masuk DTSEN?
DTSEN dibangun dari integrasi beberapa data nasional, antara lain:
- DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)
- Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi)
- P3KE (Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem)
Karena berbasis kondisi sosial ekonomi, data ini tidak bersifat permanen dan bisa berubah sesuai keadaan terbaru masyarakat.
Penyebab Umum Warga Belum Masuk DTSEN
Ada sejumlah alasan mengapa seseorang belum tercatat di DTSEN meskipun merasa layak menerima bansos, seperti:
- Data belum pernah diusulkan oleh lingkungan tempat tinggal
- Perubahan kondisi ekonomi belum diperbarui
- Alamat atau NIK tidak sinkron dengan data kependudukan
- Hasil musyawarah desa belum ditindaklanjuti
Karena itu, pemerintah memberi kesempatan warga untuk aktif mengajukan perbaikan data.
Jalur Online: Solusi Cepat Daftar atau Usul DTSEN
Bagi masyarakat yang memiliki ponsel dan akses internet, pembaruan data bisa dilakukan tanpa harus datang ke kantor desa.
Tahapan Pengajuan DTSEN Lewat Aplikasi
Langkah yang bisa kamu lakukan:
- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi
- Buat akun dan login
- Masuk ke menu Daftar Usulan
- Lengkapi data sosial ekonomi sesuai kondisi sebenarnya
- Kirim usulan dan menunggu proses verifikasi
Pengajuan ini akan diperiksa oleh pendamping sosial serta pemerintah daerah sebelum diputuskan masuk ke DTSEN.
Jalur Offline: Alternatif Aman Lewat Desa atau Kelurahan
Jika terkendala teknologi, jalur manual tetap tersedia dan diakui secara resmi.
- Alur Pemutakhiran Data DTSEN Secara Langsung
- Berikut tahapan yang umumnya dilakukan:
- Datang ke kantor desa atau kelurahan
- Membawa KTP dan Kartu Keluarga
- Mengisi formulir pendaftaran atau usulan DTSEN
- Mengikuti proses musyawarah tingkat desa
- Data diteruskan ke Dinas Sosial untuk diverifikasi lanjutan
Proses ini memastikan bahwa penilaian kelayakan dilakukan secara transparan dan berbasis kondisi riil warga.
Mengapa Pemutakhiran DTSEN Sangat Penting?
Pembaruan data DTSEN berdampak langsung pada masa depan bantuan sosial, antara lain:
- Menentukan kelayakan penerima bansos
- Menghindari salah sasaran dan penerima ganda
- Menjadi dasar bantuan lintas kementerian
- Meningkatkan keadilan distribusi bantuan
Semakin akurat data, semakin besar peluang bansos diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengusulkan Data
Agar pengajuan tidak ditolak, hindari beberapa kesalahan berikut:
- Mengisi data tidak sesuai kondisi sebenarnya
- Menggunakan identitas yang tidak aktif
- Tidak mengikuti musyawarah desa
- Mengajukan berulang tanpa perbaikan data
Kejujuran dan kelengkapan data menjadi faktor utama keberhasilan masuk DTSEN.
Status belum terdaftar DTSEN bukan berarti kamu tertutup dari bantuan sosial. Pemerintah justru mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan data sosial ekonomi selalu mutakhir.




