Hari raya Idul Fitri 2026 menjadi momen yang paling dinantikan oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh.
Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah selalu menarik perhatian karena menjadi penanda waktu pelaksanaan perayaan Lebaran.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah dengan menggunakan metode hisab yang menjadi pedoman organisasi tersebut.
Keputusan ini dijadikan acuan bagi warga Muhammadiyah dalam merayakan Lebaran 2026. Lalu, kapan tanggal Lebaran 2026 menurut Muhammadiyah?
Lebaran Idul Fitri 2026 Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan tanggal perayaan Idul Fitri 2026. Penetapan tersebut tercantum dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 mengenai hasil hisab untuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
Berdasarkan maklumat tersebut, 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penentuan ini menggunakan metode hisab hakiki dengan prinsip, syarat, serta parameter KGHT yang menjadi pedoman Muhammadiyah dalam menetapkan awal bulan Hijriah.
Diketahui, ijtimak menjelang bulan Syawal terjadi pada Kamis, 30 Ramadan 1447 Hijriah atau 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.
Saat Matahari terbenam pada hari ijtimak tersebut, terdapat wilayah di bumi yang telah memenuhi Parameter Kalender Global (PGK) 1 yang dijadikan acuan Muhammadiyah, sehingga Hari Raya Idul Fitri diputuskan berlangsung pada hari berikutnya.
Lebaran Idul Fitri 2026 Versi Pemerintah
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) hingga saat ini belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah.
Namun, berdasarkan Kalender Hijriah 2026 yang dirilis oleh Kemenag, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan akan jatuh pada 21 atau 22 Maret 2026.
Penentuan resmi Lebaran versi pemerintah nantinya akan diumumkan melalui Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah. Kemenag dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026, yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah.
Sidang tersebut akan dilaksanakan di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama. Dalam menetapkan awal bulan Hijriah secara nasional, pemerintah menggunakan metode gabungan antara hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pemantauan hilal).
Jadwal Libur Lebaran 2026
Informasi mengenai libur Lebaran 2026 tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Dalam keputusan tersebut, pemerintah menetapkan dua hari libur nasional serta tiga hari cuti bersama terkait perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selain itu, terdapat pula hari libur nasional Nyepi yang waktunya berdekatan sehingga masyarakat bisa menikmati masa libur yang lebih panjang.
Dilansir dari Detik.com berikut rincian jadwalnya:
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
- Minggu, 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kesimpulan
Muhammadiyah telah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab.
Sumber Referensi
https://www.detik.com/jatim/berita/d-8388955/muhammadiyah-sudah-tetapkan-lebaran-2026-ini-tanggalnya



