Pertanyaan mengenai Muhammadiyah Lebaran Idulfitri 1447 H tanggal berapa akhirnya terjawab. Muhammadiyah melalui Pimpinan Pusat secara resmi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Penetapan ini didasarkan pada metode hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid dengan mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal.
Keputusan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan tahun 2024 yang telah ditanfidzkan melalui Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 86/KEP/I.0/B/2025.
Awal Ramadan 1447 H Versi Muhammadiyah
Selain menetapkan tanggal Lebaran 2026, Muhammadiyah juga telah menentukan awal Ramadan 1447 H. Berdasarkan hasil hisab, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Secara astronomis, ijtimak menjelang Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12:01:09 UTC. Saat matahari terbenam di hari tersebut, belum ada wilayah di dunia yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1.
Namun, setelah pukul 24:00 UTC, sejumlah wilayah—termasuk kawasan daratan Amerika—telah memenuhi parameter yang ditetapkan. Atas dasar itu, Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H secara global dimulai pada 18 Februari 2026.
1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026
Untuk menentukan 1 Syawal 1447 H, ijtimak terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01:23:28 UTC. Pada saat matahari terbenam di hari yang sama, sudah terdapat wilayah di dunia yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yakni dengan tinggi bulan di atas 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat.
Karena kriteria tersebut terpenuhi, Muhammadiyah menetapkan bahwa Lebaran Idulfitri 2026 Masehi atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.
Keputusan ini menjadi pedoman resmi bagi warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan hingga merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kesimpulan
Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Lebaran Idulfitri 1447 H atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab dan Kalender Hijriah Global Tunggal. Penetapan ini juga sejalan dengan keputusan resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menjadi pedoman bagi seluruh warganya.
Dengan kepastian tersebut, warga Muhammadiyah dapat mempersiapkan pelaksanaan ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri 2026 lebih awal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sumber : suara.com




