Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan mulai dilakukan pada akhir Januari 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respons cepat negara dalam membantu pemulihan masyarakat pascabencana.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa untuk tahap awal, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp600 miliar. Dana tersebut disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan korban banjir, mulai dari bantuan darurat hingga pemulihan ekonomi.
Seperti dilansir dari detiksumut, saat ini Kemensos masih memfokuskan proses sinkronisasi dan validasi data agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Target Penyaluran Bansos Korban Banjir Januari 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial dapat dimulai setelah seluruh data penerima dinyatakan siap dan valid. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk menghindari kesalahan distribusi.
Mengutip dari detiksumut, Gus Ipul menyatakan:
“Kita harapkan kita bisa menyalurkan kalau datanya sudah siap dan tentu secara bertahap itu adalah di akhir bulan Januari ini. Nah dana yang sudah disiapkan on call Itu sebesar Rp 600 miliar tahap pertama ini.”
Pernyataan tersebut disampaikan saat Gus Ipul ditemui di Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026).
Proses Validasi Data Penerima Bansos
Sebelum bantuan disalurkan, Kemensos melakukan pendataan secara ketat bersama berbagai instansi terkait. Tujuannya agar bantuan hanya diterima oleh warga yang benar-benar terdampak.
Proses validasi melibatkan:
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Pemerintah daerah
- Aparat kepolisian dan TNI
- Kementerian Dalam Negeri
- Dukcapil
Data dari BNPB akan diverifikasi oleh pemerintah daerah, lalu disesuaikan dengan data kependudukan sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Jenis Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera
Pemerintah telah menyusun beberapa kategori bantuan yang akan diberikan kepada korban banjir, baik dalam bentuk tunai maupun non-tunai.
1. Bantuan Santunan Korban
Bantuan santunan diberikan kepada korban yang mengalami dampak paling berat, yaitu:
- Korban meninggal dunia: Rp15 juta per ahli waris
- Korban luka berat: Rp5 juta per orang
Santunan ini bertujuan membantu keluarga korban dalam menghadapi kondisi darurat.
2. Bantuan Pemulihan Rumah Tangga
Selain santunan, pemerintah juga memberikan bantuan untuk kebutuhan rumah tangga, antara lain:
- Bantuan isian rumah: Rp3 juta per keluarga
- Digunakan untuk membeli perabot dan perlengkapan dapur
Bantuan ini diharapkan dapat membantu korban kembali menjalani aktivitas normal.
3. Bantuan Pemulihan Ekonomi
Untuk mendukung kebangkitan ekonomi keluarga terdampak, Kemensos menyalurkan:
- Bantuan usaha/pemulihan ekonomi: Rp5 juta per keluarga (satu kali)
- Dana ini dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha kecil atau kebutuhan produktif lainnya.
4. Bantuan Jaminan Hidup
Pemerintah juga menyediakan bantuan jaminan hidup bagi korban banjir, yaitu:
- Rp450 ribu per orang per bulan
- Diberikan selama tiga bulan
Bantuan ini berfungsi sebagai penopang kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Koordinasi Lintas Instansi dalam Penyaluran Bansos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos tidak dilakukan secara sepihak. Seluruh proses melibatkan kerja sama lintas lembaga agar lebih transparan dan akuntabel.
Mengutip dari detiksumut, alur pendataan dimulai dari BNPB, kemudian diverifikasi oleh kepala daerah, aparat hukum, hingga Kementerian Dalam Negeri. Setelah itu, data dicocokkan dengan Dukcapil sebelum bantuan disalurkan.
Sistem ini dibuat untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan bantuan.
Harapan Pemerintah untuk Korban Bencana
Melalui program bantuan ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak banjir dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal.
Bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga diarahkan untuk pemulihan jangka menengah dan panjang, terutama di bidang ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
Kemensos juga mengimbau masyarakat untuk aktif berkoordinasi dengan aparat desa dan pendamping sosial agar proses pendataan berjalan lancar.
Sumber : https://www.detik.com/sumut/berita/d-8322329/mensos-ungkap-bansos-untuk-korban-banjir-sumatera-dibagikan-akhir-januari




