Ribuan penerima bantuan sosial (bansos) Pemerintah Indonesia bisa tiba-tiba dicoret dari daftar penerima jika tidak memperbarui data, tidak aktif mengecek status, atau data pribadinya tidak valid.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperbarui data penerima agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Untuk itu,
Anda wajib mengetahui cara memastikan nama Anda tetap jadi penerima agar bantuan sosial tetap cair setiap periode dan tidak hilang karena alasan administratif.
Kenapa Nama Bisa Dicoret? Penyebab dan Akibatnya
Pencoretan nama dari daftar penerima bukan tindakan sewenang-wenang.
Pemerintah memperbarui data secara berkala untuk menjaga akurasi dan transparansi penyaluran bansos.
Berikut alasan utama nama bisa dicoret:
- Perubahan Status Ekonomi: Bila keluarga penerima dianggap sudah tidak lagi memenuhi kriteria ekonomi rendah, sistem dapat mencoret datanya.
- Perubahan Data Kependudukan: NIK, alamat, atau data di KTP/KK tidak sinkron dengan data di Dukcapil yang terhubung ke sistem bansos.
- Tidak Aktif Melakukan Verifikasi: Penerima tidak pernah mengecek atau memperbarui data dalam sistem Cek Bansos resmi.
- Penyalahgunaan Bantuan Sosial: Nama bisa dicoret jika ditemukan indikasi penyalahgunaan bantuan seperti dipakai untuk aktivitas ilegal.
Akibatnya, bantuan yang semestinya Anda terima secara rutin bisa terputus, atau nama Anda hilang dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Langkah Utama: Cek Nama Anda di Situs Resmi
Cara paling penting agar nama Anda tetap terdaftar sebagai penerima adalah sering mengecek status penerimaan bansos melalui sistem resmi.
Pemerintah menyediakan layanan pengecekan online agar masyarakat dapat memantau data mereka sendiri.
Cara Cek Nama di cekbansos.kemensos.go.id
- Buka browser di ponsel atau komputer Anda.
- Akses situs resmi Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai domisili di KTP Anda.
- Ketik Nama Lengkap sesuai dengan KTP.
- Masukkan kode captcha/keamanan yang muncul.
- Klik “Cari Data” dan lihat hasilnya.
Sistem akan menampilkan apakah nama Anda masih aktif sebagai penerima bantuan sosial atau telah dicoret.
Gunakan Aplikasi Resmi untuk Cek Nama Penerima
Selain web resmi, Kemensos juga menyediakan aplikasi “Cek Bansos” yang bisa diunduh dari Google Play Store atau App Store.
Aplikasi ini memudahkan Anda mengecek status bansos kapan saja tanpa membuka browser:
- Unduh aplikasi resmi.
- Masukkan data pribadi sesuai KTP.
- Akses menu “Cek Bansos”.
- Lihat status bantuan Anda secara lengkap bersama periode pencairan yang sedang berjalan.
Pastikan menggunakan aplikasi resmi dari pemerintah untuk menghindari penipuan online. Banyak oknum menggunakan nama bansos untuk mengelabui masyarakat meminta data pribadi lewat link palsu.
Verifikasi dan Pembaruan Data adalah Kunci
Agar nama Anda tidak dicoret, Anda harus aktif memverifikasi dan memperbarui data pribadi sesuai dengan data yang terdaftar di Dukcapil.
Cara Verifikasi dan Pembaruan Data:
- Cek Data Kependudukan: Pastikan NIK, alamat, dan data keluarga Anda sinkron antara KTP/KK dan data di sistem pemerintah.
- Hubungi Pendamping Sosial di Desa/Kelurahan: Petugas dapat membantu memperbarui data jika ada perubahan alamat atau pekerjaan.
- Laporkan Perubahan ke Dinas Sosial: Bila terjadi perubahan status seperti pekerjaan atau jumlah anggota keluarga, segera laporkan agar update data berjalan cepat.
Verifikasi ini tidak hanya memastikan bantuan tetap cair, tetapi juga mencegah kesalahan data yang dapat membuat nama Anda tak lagi terdaftar.
Waspada Penipuan Berkedok Bansos
Karena bantuan ini sangat penting bagi banyak keluarga, oknum penipu sering menargetkan penerima bansos dengan membuat situs, pesan, atau link yang terlihat seperti resmi.
Hal ini bisa membuat orang memberikan data pribadi seperti NIK, nomor KK, bahkan rekening bank secara tidak sengaja.
Tips Menghindari Penipuan:
- Jangan klik link yang tidak resmi atau mencurigakan.
- Jangan memberikan data pribadi lewat pesan atau WhatsApp.
- Selalu verifikasi di cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi resmi.
- Laporkan ke pihak berwajib jika menemukan link penipuan.
Kesimpulan
Agar nama Anda tetap terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, lakukan tiga hal utama:
- Cek status secara berkala melalui website resmi atau aplikasi.
- Verifikasi dan perbarui data pribadi bila ada perubahan.
- Waspada terhadap penipuan dan selalu gunakan saluran resmi pemerintah.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengamankan hak Anda sebagai penerima bansos, menghindari pencoretan, dan memastikan bantuan sosial tetap cair secara berkelanjutan.




