Mau Tahu Dapat Bansos 2025? Begini Cara Cek NIK KTP Penerima PKH, BPNT, dan BLT Kesra
Mau Tahu Dapat Bansos 2025? Begini Cara Cek NIK KTP Penerima PKH, BPNT, dan BLT Kesra. Pemerintah memberikan berbagai bentuk bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rendah. Namun, masing-masing jenis bantuan mempunyai kriteria yang berbeda. Ini berarti tidak semua individu secara otomatis memenuhi syarat untuk menerima meski namanya terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Syarat Penerima Bansos
Contoh yang dapat diambil, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025, untuk mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU), seorang pekerja atau buruh harus memiliki gaji yang tidak melebihi Rp 3,5 juta sebulan dan harus tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dalam kategori Penerima Upah (PU).
Klik Disini Untuk Atasi Bansos BPNT November 2025 Belum Cair
Di sisi lain, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat atau Kesra ditujukan bagi keluarga yang berada dalam kategori desil 1-4 DTSEN. Berdasarkan informasi dari situs resmi Desa Klampok, desil 1 menunjukkan pengeluaran per kapita kurang dari Rp 500 ribu setiap bulan, sementara desil 4 berada pada kisaran Rp 1-1,2 juta per kapita.
Dengan adanya syarat yang berbeda untuk setiap jenis bansos, sangat penting untuk memeriksa status penerima sebelum menunggu bantuan dicairkan. Pengecekan status ini bisa dilakukan secara online maupun offline dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos Online
Ada dua metode untuk melakukan pengecekan penerima bansos secara daring, yaitu melalui situs resmi Kementerian Sosial dan Aplikasi Cek Bansos.
-
-
Melalui Situs Resmi
Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan informasi tempat tinggal sesuai dengan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
- Tuliskan nama sesuai dengan KTP.
- Isi captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data.
- Jika NIK terdaftar, sistem akan menunjukkan jenis bansos dan status penyalurannya. Jika tidak terdaftar, akan muncul pemberitahuan “Tidak Terdapat Peserta/PM. “
-
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos
Kementerian Sosial juga menyediakan aplikasi resmi yang dapat diunduh di Play Store dan App Store. Cara penggunaannya:
- Download Aplikasi Cek Bansos.
- Buka aplikasi dan pilih opsi Buat Akun Baru.
- Isi data diri, seperti nama, NIK, alamat, email, dan unggah foto KTP beserta swafoto.
- Setelah akun diaktifkan, masuk ke menu Cek Bansos.
- Lengkapi informasi wilayah dan nama sesuai KTP, kemudian klik Cari Data.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos Offline
Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, mereka dapat melakukan pengecekan secara offline melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga dan tanyakan status penerimaan bantuan. Alternatif lain, warga bisa meminta informasi kepada RT/RW atau kelurahan yang mempunyai akses data penerima bansos di wilayah mereka.
Cara Cek Penerima Program Indonesia Pintar (PIP)
Untuk bantuan pendidikan di bawah Program Indonesia Pintar (PIP), pengecekan dilakukan melalui situs pip.kemendikdasmen.go.id. Langkah-langkahnya adalah:
- Tekan menu Cari Penerima PIP.
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan NIK.
- Jawab pertanyaan hitungan sederhana.
- Tekan Cek Penerima PIP untuk melihat hasilnya.
Jadwal Pencairan Bansos 2025
Pencairan bansos akan dilakukan empat kali dalam setahun, yaitu setiap tiga bulan. Berikut adalah jadwal lengkap penyaluran untuk tahun 2025:
- Tahap 1: Januari-Maret
- Tahap 2: April-Juni
- Tahap 3: Juli-September
- Tahap 4: Oktober-Desember
Untuk bulan November, bansos yang dicairkan merupakan bagian dari termin keempat. Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti, sehingga penerima disarankan untuk rutin memeriksa status pencairan.
Nominal Bansos 2025
Berikut adalah jumlah nominal bansos dari masing-masing program:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp 3 juta/tahun
- Siswa SD: Rp 900 ribu/tahun
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun
- Disabilitas berat dan lansia: Rp 2,4 juta/tahun
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Setiap penerima mendapatkan uang sejumlah Rp 200 ribu setiap bulan, yang akan dicairkan setiap tiga bulan. Total yang diterima dalam satu periode adalah Rp 600 ribu.
3. Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra)
Dana sebesar Rp 300 ribu per bulan disalurkan selama tiga bulan, yaitu dari Oktober hingga Desember 2025. Total bantuan yang diterima oleh setiap keluarga adalah Rp 900 ribu.
4. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Program ini ditujukan bagi pekerja dengan gaji maksimum Rp 3,5 juta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Besaran bantuan yang diberikan adalah Rp 300 ribu setiap bulan selama dua bulan, yakni pada Juni dan Juli. Pemerintah menyatakan bahwa BSU tahap kedua tidak akan dilanjutkan pada triwulan ketiga dan keempat.
5. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan ini diperuntukkan bagi siswa tingkat SD, SMP, dan SMA dengan jumlah yang bervariasi. Misalnya, bagi siswa SD kelas VI, bantuan yang diterima adalah Rp 225 ribu per semester, sementara siswa SMP kelas VII dan VIII akan mendapatkan Rp 750 ribu.
Pemerintah memberikan berbagai program bantuan sosial untuk mendukung kemampuan beli masyarakat berpenghasilan rendah. Mengingat setiap bantuan sosial memiliki kriteria dan jumlah yang berbeda, masyarakat disarankan untuk secara rutin memeriksa status penerima melalui situs atau aplikasi resmi Kementerian Sosial.
Sumber : https://www.detik.com/bali/bisnis/d-8203512/cara-cek-nik-ktp-penerima-bansos-2025-dari-pkh-bnpt-hingga-blt-kesra