• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Larangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain Dan Ma’na Tajassus

Ahmad Rian by Ahmad Rian
25 Februari 2026
in Info, Informasi, Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
A A
Larangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain Dan Ma'na Tajassus

Larangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain Dan Ma'na Tajassus

Contents

  • Apa Itu Tajassus?
  • Kenapa Tajassus Itu Berbahaya?
  • Contoh Tajassus di Era Digital
  • Tajassus vs Tahassus: Apa Bedanya?
  •  Kesimpulan

Kaum Muslimin yang berbahagia
Marilah Bersama–sama, kita untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Yaitu dengan taqwa yang sungguh–sungguh. Berjanji untuk melakukan hal yang lebih baik, serta berusaha meninggalkan segala hal yang buruk.
Shalawat beserta salam, tak pernah luput untuk kita curahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Semoga dengan shalawat yang kita panjatkan, kita mampu mendapatkan syafa’at di hari kiamat nanti.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Allah SWT berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu nmerasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang”. (QS. al-Hujurāt [49]: 12)

Didalam kehidupan ini, terkadang kita dirasuki oleh tipu daya setan yang membuat kita sering mengkufuri nikmat Allah SWT. Salah satunya ialah dengan adanya rasa iri yang kita tunjukkan kepada orang lain. Kita harus ingat, bahwa sifat iri dan dengki ini mampu merubah setan dari makhluk yang paling dekat dengan Allah SWT, menjadi makhluk yang paling jauh dengan Allah SWT.

Sifat iri dan dengki ini, mampu menciptakan sifat – sifat buruk lainnya. Salah satunya ialah mencari– cari aib dan kesalahan orang lain.

Allah SWT sangat melarang kita untuk mencari– cari keburukan orang lain. Karena hal tersebut mampu menciptakan fitnah dan fitnah dapat berakibat kepada dosa yang lebih besar lagi.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa Abdullah ibnu Majah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abul Qasim ibnu Abu Damrah Nasr ibnu Muhammad ibnu Sulaiman Al-Himsi, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abu Qais An-Nadri, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Amr r.a. yang mengatakan bahwa ia pernah melihat Nabi ﷺ sedang tawaf di ka’bah seraya mengucapkan: Alangkah harumnya namamu, dan alangkah harumnya baumu, dan alangkah besarnya namamu, dan alangkah besarnya kesucianmu. Demi Tuhan yang jiwa Muhammad berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesungguhnya kesucian orang mukmin itu lebih besar di sisi Allah ﷻ daripada kesucianmu; harta dan darahnya jangan sampai dituduh yang bukan-bukan melainkan hanya baik belaka.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah.
Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Rasyid ibnu Sa’d, dari Mu’awiyah r.a. yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Nabi ﷺ bersabda: Sesungguhnya bila kamu menelusuri aurat orang lain, berarti kamu rusak mereka atau kamu hampir buat mereka menjadi rusak. Abu Darda mengatakan suatu kalimat yang ia dengar dari Mu’awiyah r.a dari Rasulullah ﷺ; semoga Allah ﷻ menjadikannya bermanfaat.

Imam Abu Daud meriwayatkannya secara munfarid, melalui hadis As-Sauri dengan sanad yang sama. Abu Daud mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Said ibnu Amr Al-Hadrami, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Iyasy telah menceritakan kepada kami Damdam ibnu Zur’ah, dan Syura.h ibnu Ubaid, dari Jubair ibnu Nafir, Kasir ibnu Murrah, Amr ibnul Aswad, Al-Miqdam ibnu Ma’di Kariba dan Abu Umamah r.a., dan Nabi ﷺ yang telah bersabda: Sesungguhnya seorang amir itu apabila mencari-cari kesalahan rakyatnya, berarti dia membuat mereka rusak.

Dengan berbagai macam pandangan dan dalil yang ada, telah menunjukan betapa Rasulullah SAW pun sangat berhati – hati dalam menjaga perasaan umatnya. Begitulah dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dakwah yang santun, sopan dan penuh dengan hikmah.
Rasulullah Sallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda :

منْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ فِي الدُّنْيَا يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

Yang artinya :“Barangsiapa yang meringankan (menghilangkan) beban kesulitan seorang muslim dari kesulitan-kesulitan duniawinya, maka Allah akan meringankan (menghilangkan) baginya beban kesulitannya di akhirat kelak. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan di dunia, maka Allah akan memudahkan baginya kemudahan (urusan) di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan senantiasa menolong seorang hamba yang selalu ia menolong saudaranya.

Apa Itu Tajassus?

Secara sederhana, tajassus adalah tindakan memata-matai, menyelidiki, atau mencari-cari aib/kesalahan orang lain. terutama hal-hal yang sebenarnya tidak pantas kita buka, dan orang itu sengaja menutupinya.

Contoh gampangnya:

  • mengintip chat seseorang tanpa izin,
  • membuka HP pasangan/teman diam-diam,
  • “stalking” berlebihan sampai menggali info pribadi,
  • mencari bukti-bukti untuk membenarkan prasangka,
  • sengaja cari “celah” supaya bisa membicarakan orang lain.

Intinya: tajassus itu mengorek yang bukan hak kita. 

Kenapa Tajassus Itu Berbahaya?

Karena tajassus jarang berhenti di “tahu doang”. Biasanya berlanjut jadi:

  • Makin curiga
    Semakin dicari, semakin ada “bahan” untuk menuduh.
  • Buka pintu ghibah
    Begitu dapat info, biasanya ingin cerita—minimal ke satu orang. Padahal itu bisa jadi ghibah/fitnah.
  • Merusak kepercayaan
    Sekali ketahuan “diintip”, hubungan retak. Orang jadi merasa tidak aman.
  • Merusak suasana hati sendiri
    Kepo itu capek. Hati jadi gelisah, fokus hidup berantakan, dan sulit husnuzan.

Bahkan ada peringatan keras dalam hadits: kalau seseorang terbiasa mengikuti aib/kesalahan orang, itu bisa merusak mereka (atau hampir merusak).

Contoh Tajassus di Era Digital

Di zaman sekarang, tajassus bisa “berbaju modern”, misalnya:

  • Cek HP pasangan karena takut diselingkuhi, tanpa izin.
  • Baca chat teman saat dia tinggal sebentar.
  • Cari-cari identitas orang dari foto/story, lalu sebar di grup.
  • Minta screenshot untuk “bukti”, padahal konteksnya belum jelas.
  • Ngulik masa lalu orang hanya untuk menemukan kesalahan.

Kadang kita mengira itu “demi kebaikan”, padahal cara yang dipakai tetap melanggar adab.

Tajassus vs Tahassus: Apa Bedanya?

Kamu mungkin pernah dengar “tahassus” juga.

Beberapa penjelasan ulama menyebut:

  • Tajassus cenderung digunakan untuk mengintai/mencari kesalahan (konotasinya buruk).
  • Tahassus bisa bermakna “mencari kabar/informasi” yang konteksnya bisa netral atau baik (misalnya mencari berita yang benar).

Namun, dalam praktik sehari-hari, patokan amannya begini:
Kalau itu urusan pribadi orang lain, lalu kita cari lewat cara yang tidak pantas—itu sudah masuk zona tajassus.

 Kesimpulan

Belajar meninggalkan tajassus itu bukan berarti kita jadi “tidak peduli”. Justru ini tanda kita menjaga adab, menjaga kehormatan sesama, dan menjaga hati sendiri agar lebih tenang.

Tags: Apa Itu Tajassus?Contoh Tajassus di Era DigitalKenapa Tajassus Itu Berbahaya?Larangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain Dan Ma'na TajassusTajassus vs Tahassus: Apa Bedanya?
Ahmad Rian

Ahmad Rian

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

pintar.bi.go.id Tukar Uang Baru BI 2026 Luar Jawa Dibuka Besok? Cek Link Daftar

pintar.bi.go.id Tukar Uang Baru BI 2026 Luar Jawa Dibuka Besok? Cek Link Daftar

pintar.bi.go.id Tukar Uang Baru BI 2026 Luar Jawa Dibuka Besok? Cek Link Daftar

Jadwal Sholat Kota Bekasi Hari Ini Februari 2026: Lengkap Dengan Waktu Adzan Magrib

Jadwal Sholat Kota Bekasi Hari Ini Februari 2026: Lengkap Dengan Waktu Adzan Magrib

Jadwal Sholat Kota Bekasi Hari Ini Februari 2026: Lengkap Dengan Waktu Adzan Magrib

Jadwal Berbuka Puasa Dan Shalat Kota Semarang Rabu 25 Februari 2026

Jadwal Berbuka Puasa Dan Shalat Kota Semarang Rabu 25 Februari 2026

Jadwal Berbuka Puasa Dan Shalat Kota Semarang Rabu 25 Februari 2026

Daftar Program Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap, Jadwal Pendaftaran dan Link Resmi

Daftar Program Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap, Jadwal Pendaftaran dan Link Resmi

Daftar Program Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap, Jadwal Pendaftaran dan Link Resmi

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial