Mengecek Data Penerima PIP 2026 Menggunakan NIK dan NISN
Program Indonesia Pintar (PIP) kembali menjadi perhatian banyak orang tua dan peserta didik. Pemerintah kini menyediakan layanan pengecekan secara online melalui situs resmi, sehingga masyarakat dapat memantau bantuan kapan saja.
Melalui layanan daring ini, orang tua dapat melihat status penerima PIP, tahap penyaluran dana, hingga informasi rekening peserta sejak awal tahun ajaran.
Apa Itu PIP dan Mengapa Perlu Dicek Lebih Cepat?
PIP adalah bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Mengecek data lebih awal penting karena:
- Memastikan nama siswa sudah masuk sebagai penerima
- Mengetahui posisi SK, masih nominasi atau sudah disetujui
- Mencegah dana gagal cair karena rekening belum aktif.
Mulai 2026, pengelolaan PIP menggunakan sistem SIPINTAR Enterprise di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Langkah Mengecek PIP 2026 Menggunakan NIK & NISN
Pengecekan bisa dilakukan via HP atau komputer. Pastikan NIK dan NISN benar.
- Buka situs: pip.kemdikbud.go.id atau pip.kemendikdasmen.go.id
- Pilih menu Cari Penerima PIP
- Masukkan NISN (10 digit)
- Masukkan NIK (sesuai Kartu Keluarga, 16 digit)
- Ketik kode captcha
- Tekan Cek Penerima PIP
Jika data sesuai, halaman akan menampilkan informasi penerima, status bantuan, serta keterangan pencairan.
Perkiraan Jadwal Pencairan PIP 2026
Umumnya pencairan dilakukan dalam tiga termin:
- Termin I (Februari–April) Prioritas bagi pemegang KIP dan data dari DTKS.
- Termin II (Mei–September) Usulan dinas serta aktivasi rekening siswa SK Nominasi.
- Termin III (Oktober–Desember) Siswa susulan dan perbaikan data yang belum cair.
Waktu pencairan bisa berbeda antar daerah, tergantung kelengkapan data dan kesiapan bank.
Besaran Dana PIP 2026
SD/SDLB/Paket A
- Rp450.000 per tahun
- Siswa baru/kelas akhir: Rp225.000
SMP/SMPLB/Paket B
- Rp750.000 per tahun
- Siswa baru/kelas akhir: Rp375.000
SMA/SMK/Paket C
- Rp1.800.000 per tahun
- Siswa baru/kelas akhir: Rp900.000
Dana dapat dimanfaatkan untuk perlengkapan sekolah, buku, seragam, transportasi, dan kebutuhan belajar lainnya.
Kesimpulan
Dengan rutin mengecek data PIP, orang tua dan siswa dapat mengetahui status bantuan, memahami proses pencairan, dan segera mengurus aktivasi rekening bila belum aktif.




