Apakah Anda Termasuk Sebagai Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu?
Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kehadiran BLT Kesra Rp900 ribu menjadi harapan nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk kepedulian pemerintah untuk menjaga kesejahteraan dan ketahanan ekonomi warga.
Namun, tidak semua orang otomatis menerima bantuan tersebut. Faktor utama penentu adalah validitas data penerima dalam sistem resmi pemerintah.
Banyak warga yang sebenarnya layak, tetapi terlewat karena belum terdaftar atau datanya belum diperbarui.
Langkah-Langkah Memastikan Sebagai Penerima BLT Kesra
1. Pastikan Memenuhi Kriteria Penerima
Langkah pertama adalah memastikan diri masuk dalam kategori penerima BLT Kesra. Umumnya, penerima adalah keluarga miskin atau rentan miskin, tidak berstatus sebagai ASN, TNI, atau Polri, serta tidak memiliki penghasilan tetap yang memadai. Selain itu, penerima biasanya bukan penerima bantuan lain yang bersifat serupa, kecuali diatur berbeda oleh pemerintah daerah.
2. Cek Data di DTKS
Data penerima BLT Kesra bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau sistem data sosial terbaru yang dikelola pemerintah. Warga dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi “Cek Bansos” dengan memasukkan NIK KTP dan data wilayah domisili.
Jika nama terdaftar, sistem akan menampilkan status penerimaan bantuan. Jika belum terdaftar, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mengajukan usulan.
3. Gunakan Fitur Usul atau Sanggah
Apabila merasa layak namun belum terdata, warga dapat memanfaatkan fitur Usul pada aplikasi Cek Bansos atau mengajukan langsung melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat. Proses ini memungkinkan masyarakat mengusulkan diri sendiri atau keluarga yang dianggap berhak menerima bantuan.
Sebaliknya, fitur Sanggah dapat digunakan jika terdapat data penerima yang dinilai tidak tepat sasaran.
4. Lengkapi dan Perbarui Data Kependudukan
Pastikan data kependudukan seperti NIK, KK, alamat, dan status keluarga sudah sesuai dan aktif di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Ketidaksesuaian data sering menjadi penyebab utama bantuan gagal disalurkan meskipun penerima dinilai layak.
5. Pantau Informasi Penyaluran
Penyaluran BLT Kesra umumnya dilakukan secara bertahap melalui rekening bank, kantor pos, atau mekanisme lain yang ditetapkan pemerintah daerah. Warga disarankan untuk rutin memantau pengumuman resmi dari desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat terkait jadwal pencairan.
6. Waspada terhadap Penipuan
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan bantuan sosial dan meminta imbalan atau data pribadi. Pendaftaran BLT Kesra tidak dipungut biaya, dan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi pemerintah.
Kesimpulan
Peran aktif warga dalam mengecek dan memperbarui data menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.




