Daftar Bansos 2026 Agar Berpeluang Lolos PKH dan BPNT
Program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang tahun 2026.
Kedua bansos ini ditunjuk untuk membantu keluarga kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pangan.
Tetapi, masih banyak KPM yang belum memahami cara mendaftar bansos dengan benar agar berpeluang lolos sebagai penerima.
Agar tidak salah langkah, berikut panduan lengkap pendaftaran bansos 2026 untuk meningkatkan peluang mendapatkan PKH dan BPNT.
Langkah-Langkah Untuk Mendapatkan Bansos PKH dan BPNT 2026
1. Memenuhi Syarat Penerima Bansos
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan Anda memenuhi kriteria sebagai calon penerima bansos. Secara umum, penerima PKH dan BPNT merupakan keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
2. Lengkapi Dokumen Kependudukan
Dokumen kependudukan menjadi syarat utama dalam proses pendaftaran bansos. Pastikan KTP dan Kartu Keluarga (KK) masih aktif dan datanya sesuai.
Ketidaksesuaian data, seperti perbedaan nama atau alamat, dapat menyebabkan pendaftaran ditolak. Jika terdapat kesalahan, segera lakukan pembaruan data ke kantor Dukcapil setempat sebelum mendaftar.
3. Daftar Melalui Aplikasi atau Desa/Kelurahan
Pendaftaran bansos dapat dilakukan melalui dua jalur. Pertama, melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang disediakan pemerintah.
Calon penerima dapat membuat akun, mengisi data diri, serta mengajukan usulan penerima bansos. Kedua, melalui desa atau kelurahan, dengan melapor kepada RT/RW setempat agar diusulkan dalam musyawarah desa sebagai calon penerima bantuan.
4. Ikuti Proses Verifikasi dan Validasi Data
Setelah mendaftar, data calon penerima akan melalui proses verifikasi dan validasi oleh petugas terkait. Tahap ini bertujuan memastikan kondisi ekonomi dan kelayakan penerima sesuai kriteria. Oleh karena itu, pastikan data yang diberikan jujur dan sesuai kondisi sebenarnya agar tidak gugur saat seleksi.
5. Pantau Status Pendaftaran Secara Berkala
Calon penerima disarankan untuk rutin mengecek status pendaftaran bansos. Pemantauan dapat dilakukan melalui aplikasi atau menanyakan langsung ke perangkat desa. Jika data dinyatakan lolos, nama Anda akan masuk dalam daftar penerima PKH atau BPNT sesuai kuota dan kebijakan yang berlaku pada tahun 2026.
6. Pahami Hak dan Kewajiban Penerima Bansos
Jika terdaftar sebagai penerima, penting untuk memahami hak dan kewajiban. Bantuan harus digunakan sesuai peruntukan, misalnya BPNT untuk kebutuhan pangan dan PKH untuk pendidikan atau kesehatan. Penyalahgunaan bantuan dapat berakibat pencoretan dari daftar penerima di periode berikutnya.
Kesimpulan
Mendaftar bansos 2026 agar berpeluang lolos PKH dan BPNT membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari kelengkapan dokumen hingga kejujuran data.




