Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 merupakan program beasiswa dari pemerintah yang ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi secara gratis.
Program ini mencakup pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk (seperti SNBT), pembebasan biaya kuliah (UKT), serta pemberian bantuan biaya hidup bulanan yang berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1,4 juta, tergantung klaster wilayah.
Syarat Pendaftaran Calon penerima harus memenuhi kriteria utama, yaitu:
- Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2026 atau dua tahun sebelumnya (gap year).
- Usia maksimal mendaftar 21 tahun
- Memiliki potensi akademik yang baik namun terkendala ekonomi.
- Memiliki dokumen pendukung kemiskinan seperti kartu KIP sekolah, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terdaftar di DTKS, atau memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
- Diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) atau swasta (PTS) pada program studi yang telah terakreditasi.
Registrasi Akun di Portal Resmi
Cara pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi atau aplikasi seluler:
- Akses laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
- Pilih menu “Daftar” atau “Masuk”.
- Masukkan data-data kunci berikut:
- NIK (Nomor Induk Kependudukan)
- NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
- NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional)
- Alamat Email Aktif (Sangat penting untuk pengiriman nomor pendaftaran).
- Sistem akan melakukan validasi data ke Dapodik dan DTKS Kemensos secara otomatis.
Verifikasi Akun via Email
Setelah validasi berhasil, sistem akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke email yang Anda daftarkan.
Gunakan kedua data tersebut untuk login kembali ke portal KIP Kuliah.
Pengisian Data Lengkap (Formulir)
Lengkapi seluruh informasi yang diminta pada profil akun Anda. Jangan ada yang terlewat:
- Data Pribadi & Keluarga: Nama orang tua, jumlah tanggungan, dan pekerjaan.
- Data Ekonomi: Masukkan detail penghasilan orang tua dan pengeluaran bulanan.
- Data Aset: Isi detail mengenai kepemilikan barang atau tabungan keluarga (jika ada).
- Unggah Dokumen: * Foto rumah (tampak depan dan ruang keluarga).
- Surat Keterangan Penghasilan atau SKTM.
- Sertifikat prestasi (jika memiliki, ini sangat membantu nilai tambah).
Memilih Jalur Seleksi
- Setelah formulir lengkap, pilih menu “Seleksi”.
- Daftarkan jalur masuk perguruan tinggi yang Anda ikuti, misalnya SNBP, SNBT, atau Mandiri.
- Pilih universitas dan program studi tujuan Anda.
- Penting: Data KIP Kuliah Anda harus disinkronkan dengan pendaftaran seleksi masuk kampus agar Anda dibebaskan dari biaya ujian/pendaftaran.
Verifikasi oleh Perguruan Tinggi
Jika Anda dinyatakan lulus di universitas pilihan, pihak kampus akan melakukan verifikasi berkas dan terkadang survei lapangan ke rumah Anda.
Pastikan semua data yang diinput jujur dan sesuai dengan kondisi asli di lapangan.
Penetapan Penerima
Jika lolos verifikasi kampus, usulan nama Anda akan dikirim ke Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk ditetapkan resmi sebagai penerima KIP Kuliah 2026.
Tips Agar Lulus Seleksi KIP Kuliah 2026
Agar peluang diterima lebih besar, pendaftar disarankan untuk mengisi data dengan sangat teliti dan jujur, karena kampus akan melakukan verifikasi lapangan.
Sertakan sertifikat prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik sebagai nilai tambah. Selain itu, pastikan NIK dan NISN sudah sinkron dengan data di Dapodik atau DTKS.
Calon mahasiswa juga diimbau untuk rutin memantau portal resmi karena setiap universitas mungkin memiliki aturan tambahan, seperti kewajiban tinggal di asrama pada tahun pertama.
KIP Kuliah bukan sekadar bantuan finansial, melainkan jembatan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.
Sumber : https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8298222/kip-kuliah-2026-cara-daftar-syarat-hingga-tips-bisa-lulus-sebagai-penerima




