Bantuan sosial PKH dan BPNT Januari 2026 kembali disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu. Tidak semua warga otomatis menerima bansos ini.
Penting bagi kamu untuk memahami kategori penerima, alasan penetapan data, serta cara mengecek status menggunakan NIK KTP agar tidak salah paham.
Bansos PKH dan BPNT Masih Berlanjut di Awal 2026
Pada awal 2026, pemerintah tetap melanjutkan program perlindungan sosial melalui PKH dan BPNT. Program ini ditujukan untuk membantu keluarga kurang mampu menghadapi kebutuhan dasar, terutama pangan, kesehatan, dan pendidikan.
Dilansir dari laman Kompas,. penetapan penerima bansos tidak dilakukan secara acak, melainkan berdasarkan data sosial ekonomi yang telah diverifikasi dan diperbarui secara berkala.
Dasar Penentuan Penerima Bansos PKH dan BPNT
Sebelum melihat kategori penerima, kamu perlu memahami bagaimana pemerintah menentukan siapa yang layak menerima bantuan.
Data penerima bansos bersumber dari sistem pendataan nasional yang mengukur kondisi ekonomi rumah tangga. Faktor seperti penghasilan, kondisi tempat tinggal, dan komposisi keluarga menjadi pertimbangan utama.
Kriteria Penerima PKH Januari 2026
PKH diberikan kepada keluarga yang memiliki anggota dengan kondisi tertentu. Semakin lengkap komponen yang dimiliki, semakin besar peluang kamu terdaftar sebagai penerima.
Kategori Keluarga Penerima PKH
PKH 2026 menyasar keluarga yang memiliki:
- Ibu hamil atau masa nifas
- Anak usia dini (balita)
- Anak sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA
- Lansia berusia 60 tahun ke atas
- Penyandang disabilitas berat
Bantuan PKH disalurkan secara bertahap sesuai kategori yang terdaftar dalam data.
Syarat Tambahan Penerima PKH
Selain kategori di atas, penerima PKH juga harus:
- Berstatus keluarga miskin atau rentan miskin
- Terdaftar dalam data bantuan sosial nasional
- Memiliki NIK KTP dan KK yang valid
Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, status penerima bisa berubah.
Kriteria Penerima BPNT atau Sembako 2026
Berbeda dengan PKH, BPNT difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan. Bantuan diberikan dalam bentuk saldo yang hanya bisa digunakan untuk membeli bahan pokok tertentu.
Sasaran Utama Penerima BPNT
BPNT diberikan kepada:
- Keluarga miskin tanpa komponen PKH
- Keluarga rentan miskin yang terdampak ekonomi
- Rumah tangga dengan pengeluaran rendah
Saldo BPNT digunakan untuk membeli beras, telur, dan bahan pangan lainnya di mitra resmi.
Alasan Seseorang Bisa Tidak Mendapat BPNT
Kamu bisa tidak terdaftar BPNT jika:
- Kondisi ekonomi dinilai sudah membaik
- Data kependudukan tidak sinkron
- Pernah menerima bantuan serupa dengan status tidak aktif
Karena itu, pengecekan data sangat penting dilakukan.
Cara Cek Kategori Bansos PKH dan BPNT Pakai KTP
Untuk mengetahui apakah kamu termasuk penerima bansos Januari 2026, pemerintah menyediakan layanan cek data resmi dari Kementerian Sosial.
Langkah pengecekan:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos di HP
- Masukkan data wilayah sesuai KTP
- Ketik nama lengkap
- Lihat hasil kategori dan status bantuan
Dari hasil tersebut, kamu bisa mengetahui apakah terdaftar PKH, BPNT, atau tidak menerima bantuan.
Dampak Jika Tidak Sesuai Kriteria Bansos
Jika kamu tidak masuk kriteria penerima, ada beberapa dampak yang perlu dipahami:
- Bantuan tidak bisa dicairkan
- Nama tidak muncul dalam daftar penerima
- Perlu mengajukan usulan atau pembaruan data
Memahami kriteria penerima bansos PKH dan BPNT Januari 2026 adalah langkah penting agar kamu tidak salah menilai hak bantuan.
sumber: https://www.kompas.tv/info-publik/645441/kriteria-penerima-bansos-pkh-bpnt-januari-2026-cek-data-ktp-untuk-tahu-kategorinya




