Kemensos Terangkan Alasan Penerima Bansos 2026 Tidak Aktif Sejak Awal Tahun
Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan mengapa sebagian penerima bantuan sosial (Bansos) 2026 belum terlihat aktif pada awal tahun. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) merasa kebingungan ketika status program seperti PKH, BPNT, atau PIP tidak muncul atau tercatat sebagai “tidak aktif”.
Pemerintah menegaskan bahwa kondisi ini tidak berarti bantuan dibatalkan, melainkan karena data yang belum diperbarui, perubahan alamat, atau dokumen keluarga yang masih kurang lengkap.
Penting bagi KPM untuk memahami penyebabnya agar segera melakukan pembaruan data, sehingga bantuan dapat diterima tepat waktu.
Kemensos juga menyediakan layanan pengecekan status secara online melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id, dengan menggunakan NIK pada e-KTP.
Data Belum Terbarui
Salah satu penyebab utama munculnya status “tidak aktif” adalah data keluarga yang belum diperbarui.
Misalnya, terdapat anggota keluarga yang belum terdaftar, NIK yang tidak sesuai, atau jumlah anggota keluarga berbeda dengan catatan Kemensos. Sistem akan menandai status penerima sementara sebagai tidak aktif hingga data diperbaiki.
Perubahan Alamat
KPM yang pindah rumah tanpa melaporkan ke desa atau kelurahan juga sering mengalami status tidak aktif. Agar bantuan bisa tersalurkan dengan benar ke rekening atau e-warung, sistem membutuhkan data alamat terbaru.
Dokumen Pendukung Tidak Lengkap atau Kedaluwarsa
Status bansos juga bisa “tidak aktif” jika dokumen penting seperti KTP, KK, atau kartu keluarga belum lengkap atau sudah kadaluwarsa. Kemensos menekankan agar seluruh dokumen resmi selalu diperbarui dan valid.
Masalah Teknis Sistem
Kadang gangguan teknis atau sinkronisasi data di sistem Kemensos dapat memengaruhi status penerima. Masalah ini biasanya bersifat sementara dan bisa diperbaiki dengan memperbarui data di kantor desa atau kelurahan.
Cara Mengecek Status Bansos
KPM dapat mengetahui status bantuan sosial melalui langkah berikut:
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK e-KTP untuk melihat data terdaftar dan jenis bantuan yang diterima
- Hubungi kantor desa atau kelurahan jika status muncul sebagai “tidak aktif” atau terdapat kendala
Dengan melakukan pengecekan, KPM bisa segera memperbaiki data agar pencairan bantuan tidak tertunda.
Langkah Mengaktifkan Kembali Status Bansos
Jika status bansos masih tidak aktif, KPM disarankan untuk:
- Memperbarui data keluarga di kantor desa atau kelurahan
- Melaporkan perubahan alamat atau domisili
- Melengkapi dokumen penting seperti KTP dan KK yang masih berlaku
- Memantau informasi terbaru dari Kemensos
Langkah-langkah ini memastikan bantuan PKH, BPNT, dan PIP dapat diterima tanpa hambatan, sehingga keluarga tetap mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.
Kesimpulan
Status bansos 2026 yang terlihat “tidak aktif” di awal tahun bukan berarti bantuan dibatalkan. Penyebab umumnya adalah data yang belum diperbarui, perubahan alamat, dokumen keluarga yang belum lengkap, atau gangguan teknis pada sistem.




