Menjelang dimulainya Puasa Ramadhan 2026, banyak umat Islam mulai bertanya: kapan batas terakhir ganti puasa Ramadan? Pertanyaan ini penting bagi mereka yang masih memiliki utang puasa tahun sebelumnya agar tidak melewati tenggat waktu yang dianjurkan syariat.
Berdasarkan penjelasan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag), para ulama menjelaskan bahwa batas akhir qadha puasa adalah sebelum masuk Ramadan berikutnya.
Dalil Batas Waktu Qadha Puasa
Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan riwayat dari Aisyah RA yang menjadi dasar utama dalam pembahasan ini. Dalam hadis disebutkan:
“Dahulu aku memiliki utang puasa Ramadan, dan aku tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Syakban.”(HR. Bukhari No. 1950 dan Muslim No. 1146)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa Aisyah RA mengganti puasa di bulan Syakban, yakni bulan terakhir sebelum Ramadhan tiba. Artinya, qadha puasa boleh dilakukan hingga sebelum masuk 1 Ramadan berikutnya.
Kapan Batas Terakhir Ganti Puasa Ramadhan 2026?
Jika Ramadhan 1447 H diperkirakan dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026, maka:
- Batas terakhir qadha puasa adalah sebelum fajar 1 Ramadan 1447 H
- Atau paling lambat di akhir bulan Syakban 1446 H
Dengan kata lain, umat Islam masih memiliki waktu sejak berakhirnya Ramadan sebelumnya hingga menjelang masuk Ramadan 2026.
Waktu Qadha Puasa Sangat Lapang
Islam memberikan kelonggaran waktu yang cukup panjang untuk mengganti puasa. Seorang Muslim dapat melakukan qadha kapan saja sepanjang tahun, selama belum masuk Ramadan berikutnya.
Namun, para ulama sepakat bahwa menyegerakan qadha puasa lebih utama, agar tidak menumpuk atau terlewat tanpa sengaja.
Bulan Syakban sering disebut sebagai “bulan pengingat”, karena menjadi kesempatan terakhir sebelum Ramadan datang kembali.
Apa Hukumnya Jika Melewati Ramadhan Berikutnya?
Dari artikel Metrotvnews.com, Mayoritas ulama berpendapat:
- Jika seseorang menunda qadha puasa hingga melewati Ramadhan berikutnya tanpa alasan syar’i, maka ia tetap wajib mengganti puasanya.
- Selain itu, dianjurkan membayar fidyah sebagai bentuk tanggung jawab tambahan.
- Namun, jika keterlambatan disebabkan uzur seperti sakit berkepanjangan, hamil, menyusui, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan, maka cukup menggantinya ketika sudah mampu tanpa kewajiban tambahan.
Kesimpulan
Jadi, kapan terakhir ganti puasa Ramadhan 2026? Jawabannya adalah sebelum masuk 1 Ramadhan 1447 H, yang diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Bagi yang masih memiliki utang puasa, sebaiknya segera menghitung dan menunaikannya sebelum akhir bulan Syakban agar tidak melewati batas waktu yang dianjurkan.
Menyegerakan kewajiban adalah bentuk kehati-hatian sekaligus persiapan terbaik menyambut bulan suci Ramadhan 2026.




